Momen Haru Bocah Tersesat di Bekasi, Kini Kembali ke Pelukan Keluarga di Depok

Orang tua bocah itu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada jajaran Polsek Tarumajaya yang bergerak cepat membantu menemukan serta memulangkan putra mereka dalam keadaan selamat.

Senin, 15 Juni 2026 - 10:30 WIB
Momen Haru Bocah Tersesat di Bekasi, Kini Kembali ke Pelukan Keluarga di Depok
Seorang bocah 9 tahun yang tersesat di Bekasi akhirnya berhasil dipulangkan polisi dan kembali ke pelukan keluarganya di Depok. Foto/Polsek Tarumajaya for Hallonews

HALLONEWS.ID – Suasana haru menyelimuti sebuah rumah di Depok ketika seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun akhirnya kembali ke pelukan keluarganya setelah sempat ditemukan terlantar dan diduga tersesat di wilayah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Momen mengharukan itu terjadi setelah personel Polsek Tarumajaya mengantarkan langsung sang anak ke kediaman orang tuanya pada Minggu (14/6/2026).

Sebelumnya, polisi berhasil mengidentifikasi identitas bocah tersebut dan menjalin koordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan proses pemulangan berjalan aman.

Demi menjamin keselamatan anak, petugas tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga mengawal perjalanan hingga menyerahkannya langsung kepada keluarganya di Depok.

Tangis bahagia pun pecah saat orang tua dan anak kembali dipertemukan setelah diliputi kekhawatiran atas keberadaannya.

Orang tua bocah itu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada jajaran Polsek Tarumajaya yang bergerak cepat membantu menemukan serta memulangkan putra mereka dalam keadaan selamat.

Kapolsek Tarumajaya AKP I Gede Bagus Ariska Sudana mengatakan langkah tersebut merupakan wujud komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terhadap anak-anak yang membutuhkan pertolongan.

”Keselamatan anak menjadi prioritas sehingga pihak kepolisian berupaya memastikan proses pemulangan dilakukan secara aman hingga yang bersangkutan kembali ke keluarganya,” kata I Gede Bagus, Senin (15/6/2026).

Selain itu, kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika berada di luar rumah atau di tempat umum. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko anak tersesat atau terpisah dari keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masyarakat dan respons cepat aparat dapat menjadi kunci dalam membantu anak-anak yang mengalami situasi darurat hingga akhirnya dapat kembali berkumpul dengan orang-orang tercinta. (dul)