Ini Daftar Korban Truk Maut di Simpang Unisma Bekasi: 1 Tewas dan 9 Terluka
Polisi merilis identitas korban kecelakaan truk wing box di Simpang Unisma Bekasi. Satu meninggal dunia dan sembilan mengalami luka-luka serta dirawat di sejumlah rumah sakit.

HALLONEWS.ID – Kepolisian mengungkap identitas para korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan truk wing box di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026) pagi.
Berdasarkan data sementara, insiden tersebut mengakibatkan 10 orang menjadi korban, terdiri dari satu orang meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal yakni Sukanta (42) warga Pembina V RT009/006, Matraman, Jakarta Timur.
”Jumlah korban sepuluh orang, satu meninggal dunia merupakan pengemudi ojol ber-KTP Jakarta Timur dan tinggal di Cikarang Kabupaten Bekasi,” kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Gefri Agitia, Senin (29/6/2026).
Menurut dia, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Truk boks Isuzu bernomor polisi B-9916-TXT yang dikemudikan Jones R Leatemia diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah selatan menuju utara.
Kendaraan kemudian menghantam sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah Simpang Unisma.
Akibat benturan keras tersebut, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi, sementara korban lainnya dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Daftar Korban Truk Maut Simpang Unisma Bekasi
1. Sukanta (42), pengendara Honda Beat di RSUD Kota Bekasi meninggal dunia.
2. Nur Jamilah (51) menjalani perawatan di RS Siloam Bekasi (Luka Berat)
3. Saiful Qomari (37) – RSUD Kota Bekasi.
4. Tomiy (24) – RSUD Kota Bekasi.
5. Salza Maylia Zukriansyah (26) – RS Mitra Timur.
6. Eka Sari Effriyanty (49) – RS Mitra Timur.
7. Taufik Hidayat (34) – RS Mitra Timur.
8. Muhammad Fathurrohman Al Jaziri (21) – RSUD Kota Bekasi.
9. Erlis Dwi Setiowati (44) – RS Bakti Kartini (telah diperbolehkan pulang).
10. Inggrid Selvia Gita (19) – RS Bakti Kartini (telah diperbolehkan pulang).
Sementara itu, sopir truk Jones R. Leatemia telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut hasil penyelidikan awal, truk diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga tidak mampu berhenti saat mendekati persimpangan.
Kendaraan kemudian menghantam deretan sepeda motor yang berada di depannya hingga menyebabkan korban jiwa dan sejumlah korban luka.
Hingga kini, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi.
Terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan, total korban mencapai 10 orang.
”Luka berat ada satu orang yang masih dirawat. Sekitar tiga orang masih menjalani perawatan, sementara yang lain sudah pulang,” kata Bobihoe.
Peristiwa terjadi saat kondisi lalu lintas masih padat karena masyarakat sedang berangkat bekerja.
“Rata-rata korban sedang beraktivitas untuk bekerja. Ada yang baru berangkat kerja, sementara almarhum sebagai pengemudi ojol memang sedang mencari penumpang,” ujarnya. (dul)
