Anyer Geger, Warga Temukan Bayi di Halaman Rumah Penduduk

Warga Anyer, Kabupaten Serang, Banten, digegerkan dengan penemuan bayi di halaman rumah warga. Polisi lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:04 WIB
Anyer Geger, Warga Temukan Bayi di Halaman Rumah Penduduk
Warga menunjukkan lokasi penemuan bayi perempuan di Kampung Tambang Ayam, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, yang sempat menggegerkan warga sekitar. (Video Warga For Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Warga Kampung Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi di halaman rumah warga pada Minggu (17/5/2026). Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar dan viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi itu ditemukan warga yang melintas di sekitar lokasi. Awalnya, warga mengira benda tersebut hanyalah sebuah bungkusan biasa. Namun setelah diperiksa, ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi.

“Awalnya warga kira cuma bungkusan biasa. Pas dicek ternyata bayi. Semua warga langsung heboh dan banyak yang tidak menyangka ada kejadian seperti ini di kampung kami,” ujar Ahmad (43), salah seorang warga setempat.

Penemuan bayi tersebut membuat warga sekitar merasa prihatin sekaligus resah. Banyak warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku yang diduga sengaja membuang bayi tersebut.

“Kami berharap pelakunya cepat ditemukan. Kasihan bayinya, warga juga sangat prihatin dengan kejadian ini,” kata Siti (38), warga lainnya.

Video penemuan bayi itu pun beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari netizen. Banyak yang mengecam tindakan tidak bertanggung jawab tersebut dan meminta pelaku segera diproses hukum.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama pihak terkait telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik dugaan pembuangan bayi tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena dinilai sangat memprihatinkan dan jarang terjadi di wilayah Kecamatan Anyer. (esa)