Dampingi Anak Ambil Rapor, Andra Soni Tekankan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Pendidikan

Andra Soni hadir mendampingi putranya saat pembagian rapor sekolah, sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam membentuk karakter dan masa depan anak.

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:24 WIB
Dampingi Anak Ambil Rapor, Andra Soni Tekankan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Pendidikan
Gubernur Banten Andra Soni mendampingi putranya mengambil rapor di sekolah sebagai dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak. Foto Adpim Banten for Hallonews

HALLONEWS.ID – Momen pembagian rapor sekolah tidak hanya menjadi penanda hasil belajar siswa selama satu semester, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Hal itu ditunjukkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni saat mendampingi putranya, Raffiandra Putra, menerima rapor di Sekolah HighScope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026).

Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, Andra Soni memilih hadir sebagai seorang ayah yang ingin mengetahui secara langsung perkembangan pendidikan anaknya. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang tengah didorong Pemerintah Provinsi Banten.

Menurut Andra, keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak tidak dapat dipandang sebagai hal sepele. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, pada momen penting anak akan meninggalkan kesan mendalam yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kepercayaan diri mereka.

“Anak membutuhkan perhatian dan pengakuan dari kedua orang tuanya. Kehadiran ayah saat mengambil rapor menjadi simbol bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama dalam keluarga,” ujar Andra.

Ia menilai GEMAR bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun budaya pengasuhan yang lebih seimbang. Selama ini, urusan pendidikan anak kerap identik dengan peran ibu.

Melalui gerakan tersebut, para ayah diajak untuk lebih aktif hadir dan terlibat dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak.

Andra berharap para orang tua di seluruh Provinsi Banten dapat meluangkan waktu untuk mendampingi anak saat menerima hasil belajar di sekolah. Selain memberikan motivasi, kehadiran orang tua juga menjadi bentuk apresiasi atas usaha yang telah dilakukan anak selama menempuh pendidikan.

“Gerakan ini adalah ajakan untuk memperkuat ikatan keluarga sekaligus menyiapkan generasi yang memiliki karakter kuat. Anak yang merasa diperhatikan akan tumbuh dengan rasa percaya diri yang lebih baik,” katanya.

Dukungan terhadap gerakan tersebut juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra.

Menurutnya, langkah yang ditunjukkan Gubernur Banten menjadi contoh positif bahwa tanggung jawab sebagai pemimpin daerah dapat berjalan seiring dengan peran sebagai kepala keluarga.

Yuda menegaskan, keterlibatan ayah dalam kehidupan sehari-hari anak memiliki dampak besar terhadap kualitas pengasuhan dan perkembangan karakter.

Karena itu, partisipasi aktif ayah perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang harmonis serta generasi yang unggul.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Provinsi Banten telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

Melalui kebijakan itu, diharapkan semakin banyak ayah yang terlibat langsung dalam proses pendidikan anak dan menjadikan momen pembagian rapor sebagai ruang membangun kedekatan keluarga.

Gerakan ini diyakini dapat menjadi langkah sederhana yang membawa dampak besar. Sebab, bagi seorang anak, perhatian dan kehadiran ayah sering kali menjadi sumber semangat yang akan dikenang sepanjang hidupnya.
(esa)