Drama VAR Guncang Final! PSG Paksa Arsenal Kehilangan Keunggulan

PSG berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melawan Arsenal di final Liga Champions 2025/2026 lewat gol penalti Ousmane Dembele. Drama VAR dan tekanan tanpa henti Les Parisiens mengubah jalannya laga di Budapest.

Minggu, 31 Mei 2026 - 6:56 WIB
Drama VAR Guncang Final! PSG Paksa Arsenal Kehilangan Keunggulan
Ousmane Dembele sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dan membawa PSG menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di Puskás Aréna, Budapest, semakin memanas pada babak kedua. Setelah tertinggal sejak awal laga, Les Parisiens akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol penalti yang lahir dari keputusan Video Assistant Referee (VAR).

Arsenal sebelumnya tampil meyakinkan dengan membuka keunggulan cepat pada menit keenam lewat Kai Havertz. Gol tersebut berawal dari kesalahan lini belakang PSG yang gagal mengantisipasi tekanan tinggi para pemain The Gunners.

Havertz yang mendapatkan ruang bebas langsung menggiring bola ke depan sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper PSG, Matvey Safonov. Keunggulan itu membuat Arsenal tampil lebih nyaman sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan intensitas permainan dan mulai mengambil alih kendali pertandingan. Tim asuhan Luis Enrique terus menekan pertahanan Arsenal melalui serangan bertubi-tubi demi mencari gol penyama kedudukan.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil saat pertandingan memasuki menit ke-62. Berawal dari situasi sepak pojok, bola sempat ditepis kiper Arsenal, David Raya. Namun PSG mampu mempertahankan penguasaan bola dan kembali melancarkan serangan ke area berbahaya.

Khvicha Kvaratskhelia yang berusaha menusuk ke dalam kotak penalti terjatuh setelah mendapat kontak dari Cristhian Mosquera. Wasit kemudian menghentikan pertandingan dan melakukan peninjauan melalui VAR untuk memastikan insiden tersebut.

Proyek Baru 81 2
Ousmane Dembele sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dan membawa PSG menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR. Foto: Hallonews

Setelah pemeriksaan selesai, wasit memutuskan menunjuk titik putih untuk PSG. Keputusan itu langsung disambut sorak para pendukung Les Parisiens yang memenuhi tribun stadion.

Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan mendatarnya ke sudut bawah gawang tak mampu dijangkau David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-64.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan secara signifikan. PSG semakin percaya diri dan terus menekan, sementara Arsenal dipaksa bekerja lebih keras setelah kehilangan keunggulan yang mereka pertahankan sejak menit-menit awal.

Melihat perubahan situasi di lapangan, Mikel Arteta segera melakukan sejumlah penyesuaian. Pada menit ke-67, ia memasukkan Viktor Gyokeres menggantikan Martin Odegaard untuk menambah daya dobrak di lini depan.

Arteta juga menarik Mosquera dan memasukkan Jurrien Timber guna memperkuat sektor pertahanan yang mulai mendapat tekanan besar dari para pemain PSG.

Pergantian tersebut dilakukan untuk menjaga peluang Arsenal meraih gelar Liga Champions sekaligus meredam kebangkitan PSG yang tampil semakin agresif.

Memasuki fase akhir pertandingan, kedua tim terus saling melancarkan serangan demi mencari gol penentu kemenangan. Final di Budapest pun berubah menjadi duel terbuka penuh tensi, di mana satu momen krusial berpotensi menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi Liga Champions musim ini. (agn)