Gol Penalti Dramatis Havertz Selamatkan Arsenal
Arsenal selamat dari kekalahan setelah penalti Kai Havertz di menit akhir memaksa Bayer Leverkusen bermain imbang 1-1 pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

HALLONEWS.ID – Arsenal berhasil terhindar dari kekalahan saat menghadapi Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Gol penalti Kai Havertz di menit-menit akhir membuat The Gunners menahan tuan rumah dengan skor 1-1 di Stadion BayArena, Leverkusen, Kamis (11/3/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Arsenal langsung mengambil inisiatif menyerang dan mencoba menekan pertahanan tim tuan rumah. Meski mampu menguasai jalannya laga, peluang yang diciptakan skuad asuhan Mikel Arteta belum mampu menghasilkan gol.
Salah satu peluang terbaik Arsenal di babak pertama datang dari Gabriel Martinelli. Winger asal Brasil itu melepaskan tembakan keras yang hampir membobol gawang Leverkusen, namun bola masih membentur mistar.
Di sisi lain, Bayer Leverkusen lebih mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan Arsenal. Meski demikian, hingga babak pertama berakhir tidak ada gol yang tercipta dan kedua tim harus puas dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Leverkusen langsung mengejutkan Arsenal. Baru satu menit setelah kick-off, Robert Andrich berhasil membawa tim tuan rumah unggul melalui sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper Arsenal.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Leverkusen pada menit ke-46.
Tertinggal satu gol membuat Arsenal meningkatkan intensitas serangan. The Gunners terus menekan lini pertahanan Leverkusen untuk mencari gol penyama kedudukan.
Upaya Arsenal akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-89, wasit memberikan hadiah penalti kepada Arsenal setelah pemain Leverkusen Malik Tillman melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya tidak mampu dihentikan kiper Leverkusen, Janis Blaswich, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut menyelamatkan Arsenal dari kekalahan dalam laga yang berlangsung ketat tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tidak mampu menambah gol dan pertandingan berakhir imbang.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya sempat kehilangan kendali permainan meskipun tampil dominan.
Menurutnya, Arsenal sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
“Kami mengendalikan permainan dengan baik, tetapi tidak mencetak gol. Kemudian kami membiarkan permainan lepas kendali dan memberi mereka harapan,” ujar Arteta.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke perempat final masih terbuka. Arsenal dan Bayer Leverkusen akan kembali bertemu pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. (wib)
