Jaringan Narkoba Lintas Pulau Dibongkar, Polisi Pastikan Lapas Banyuwangi Bersih

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan tegaskan jaringan narkoba 2 kg sabu bukan berasal dari Lapas Banyuwangi, Jawa Timur.

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:54 WIB
Jaringan Narkoba Lintas Pulau Dibongkar, Polisi Pastikan Lapas Banyuwangi Bersih
Kanwil Ditjenpas Jawa Timur for Hallonews Foto: Polres Banyuwangi gagalkan penyelundupan sabu. Polisi curigai ada jaringan dari lapas lain.

HALLONEWS.ID – Aparat Polresta Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat dua kilogram yang diduga akan dikirim menuju Pulau Bali.

Pengungkapan kasus besar itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) dan langsung menjadi sorotan karena sempat muncul dugaan adanya keterlibatan jaringan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Namun, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa kasus tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jawa Timur.

“Memang diduga ada jaringan yang bersumber dari dalam lembaga pemasyarakatan, namun bukan Lapas Banyuwangi,” ujarnya pada Jumat (15/5/2026).

“Kami masih mendalami dugaan lapas lain yang kami curigai,” imbuhnya.

Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang sempat berkembang terkait dugaan keterlibatan jaringan narkoba dari dalam Lapas Banyuwangi.

Di tengah ramainya isu yang beredar, Kepala Lapas Banyuwangi Solichin disebut langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kebenaran informasi sekaligus menjaga transparansi institusi pemasyarakatan.

“Begitu ada informasi tersebut, kami langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Polresta Banyuwangi untuk memastikan kebenarannya. Hasil koordinasi menegaskan bahwa Lapas Banyuwangi tidak terlibat,” kata Solichin.

Solichin menegaskan pihaknya tetap memperketat pengawasan di dalam lapas guna mencegah masuknya barang terlarang maupun aktivitas ilegal lainnya.

Ia memastikan sinergi dengan kepolisian akan terus diperkuat demi memerangi peredaran narkoba.

“Kami berkomitmen pada semangat Zero Halinar, yaitu zero handphone, pungli, dan narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba menyelundupkan barang terlarang ke dalam lapas.

Sementara itu, polisi masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap asal-usul sabu serta memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan lintas pulau tersebut.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa jalur penyelundupan narkoba menuju Bali masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. (fer)