Jembatan Gantung Barunai–Mekarsari Nyaris Putus, Warga Lebak Tetap Nekat Melintas
Jembatan gantung rusak parah di Lebak tetap digunakan warga meski berisiko jatuh ke sungai.

HALLONEWS.ID – Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Barunai dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, kini berada dalam kondisi kritis.
Kerusakan parah pada infrastruktur tersebut membuat jembatan nyaris putus, namun tetap digunakan warga karena menjadi akses utama antar desa.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian penting jembatan mengalami kerusakan serius. Tali baja penopang terlihat aus, berkarat, bahkan sebagian sudah terurai dan putus.
Akibatnya, struktur jembatan tidak lagi stabil dan terlihat miring di beberapa titik. Tak hanya itu, bagian lantai jembatan juga mengalami kerusakan berat. Sejumlah papan pijakan tampak rapuh dan berlubang, sehingga meningkatkan risiko bagi pengguna yang melintas.
Warga yang melewati jembatan harus berjalan dengan sangat hati-hati untuk menghindari terjatuh ke sungai di bawahnya.
Meski berbahaya, jembatan tersebut tetap digunakan setiap hari karena tidak tersedia jalur alternatif yang memadai.
Jembatan ini menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari akses pelajar ke sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas ekonomi antar desa.
Salah satu warga, Doni, menyebut jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur tercepat bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa jika tidak melalui jembatan tersebut, warga harus menempuh perjalanan yang jauh lebih lama.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama saat jembatan ramai dilalui pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut secara permanen.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya penanganan darurat, seperti pembatasan beban kendaraan, pemasangan rambu peringatan, serta penguatan sementara guna mencegah risiko kecelakaan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana perbaikan jembatan tersebut. (esa)
