Misi Penyelamat di Orbit! 4 Astronaut Baru Tiba di ISS Gantikan Kru NASA yang Dievakuasi Darurat
Empat astronaut baru dari AS, Prancis, dan Rusia tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk menggantikan kru NASA yang dievakuasi darurat. Ini menjadi misi penyelamatan pertama NASA dalam 65 tahun.

HALLONEWS.ID-Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station (ISS)) kembali ramai setelah empat astronaut baru tiba dalam misi penggantian kru yang luar biasa, misi penyelamatan pertama NASA dalam 65 tahun terakhir.
Empat penjelajah luar angkasa itu adalah Jessica Meir dan Jack Hathaway dari NASA, Sophie Adenot dari Prancis, serta Andrey Fedyaev dari Rusia, diterbangkan menggunakan kapsul SpaceX Dragon dari Cape Canaveral menuju laboratorium orbit yang melayang 446 kilometer di atas Bumi, Minggu (15/2/2026).
Mereka datang untuk menggantikan empat kru yang terpaksa dievakuasi darurat pada awal Januari 2026 lalu, setelah salah satu astronaut mengalami masalah kesehatan serius di orbit. Peristiwa itu menjadi evakuasi medis pertama dalam sejarah panjang eksplorasi ruang angkasa NASA.
Video resmi NASA memperlihatkan momen haru ketika keempat astronut baru melayang melalui pintu palka dan disambut pelukan hangat oleh tiga kru yang masih bertugas.
“Bonjour!” sapa Sophie Adenot dengan wajah sumringah.
“Mari kita mulai,” jawab Jessica Meir sambil tersenyum lebar di lingkungan tanpa gravitasi.
Mereka akan menetap selama delapan hingga sembilan bulan di ISS untuk melanjutkan riset ilmiah yang sempat tertunda akibat pengurangan aktivitas pascaevakuasi.
Jessica Meir, seorang ahli biologi kelautan NASA, bukan orang baru di stasiun luar angkasa, pada 2019, ia mencatat sejarah sebagai bagian dari spacewalk pertama yang seluruhnya dilakukan oleh perempuan.
Sementara itu, Sophie Adenot, pilot helikopter militer, kini menjadi wanita Prancis kedua yang menembus orbit.
Jack Hathaway merupakan kapten Angkatan Laut AS, dan Andrey Fedyaev, mantan pilot tempur Rusia, sudah berpengalaman di misi orbit sebelumnya.
Insiden medis yang memaksa kru sebelumnya pulang lebih awal terjadi pada 7 Januari 2026, namun NASA menolak mengungkap identitas astronaut yang jatuh sakit demi menjaga privasi. Keempatnya kembali ke Bumi sebulan lebih cepat dari jadwal dan kini menjalani pemulihan di Houston.
Meski sempat terguncang, NASA menegaskan misi ini menunjukkan kekuatan kolaborasi internasional di luar angkasa.
“Ini bukan sekadar pergantian kru, tapi simbol ketahanan dan kerja sama global di orbit,” tulis badan antariksa itu dalam pernyataan resmi.
Dengan kehadiran empat wajah baru, ritme penelitian di orbit kini kembali normal. ISS kembali menjadi simbol persatuan ilmiah manusia di atas batas langit, bahkan ketika di Bumi masih banyak perbedaan. (ren)
