Pemkot Bogor Wajibkan Siswa Baru Tanam Satu Pohon

Pemkot Bogor mewajibkan setiap siswa baru menanam satu pohon pelindung atau pohon buah di tahun ajaran 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Senin, 13 Juli 2026 - 11:01 WIB
Pemkot Bogor Wajibkan Siswa Baru Tanam Satu Pohon
Wali Kota Bogor wajibkan siswa baru bawa pohon untuk ditanam saat mulai KBM. (Hallonews/Yopy)

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan program penanaman pohon bagi seluruh siswa baru di setiap jenjang pendidikan mulai tahun ajaran 2026.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan setiap siswa baru diwajibkan menanam satu pohon pelindung atau pohon buah pada awal masuk sekolah. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya menjaga lingkungan sejak usia dini.

Menurut Dedie, fenomena perubahan iklim seperti El Nino dan La Nina yang semakin terasa merupakan dampak dari pemanasan global.

Karena itu, diperlukan langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan generasi muda melalui peningkatan kesadaran menjaga kelestarian alam.

“Bila setiap anak sekolah melakukan penanaman pohon, merawat, dan memeliharanya serta dilaksanakan secara konsisten, maka ancaman pemanasan global yang nantinya mengancam masa depan kehidupan manusia dapat diredam. Anak-anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa terlalu banyak menghadapi kondisi yang menyulitkan untuk bertahan hidup,” ujar Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Senin (13/7/2026).

Untuk merealisasikan program tersebut, Dedie meminta Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) segera menyusun aturan teknis dan memastikan pelaksanaannya berjalan konsisten mulai awal tahun ajaran 2026 yang dimulai pada 15 Juli 2026.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Bogor berharap jumlah ruang hijau terus bertambah sekaligus membangun kebiasaan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim. (opy)