Pemprov Banten Dorong Industri Serap Lulusan SMK
Pemprov Banten dorong industri serap lulusan SMK melalui program link and match, kerja sama Apindo, hingga peluang kerja luar negeri untuk tekan angka pengangguran.

HALLONEWS.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Banten terus memperkuat kolaborasi antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) guna memastikan lulusan terserap langsung ke lapangan kerja.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Jamaludin, mengatakan program link and match menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK.
Menurutnya, pendidikan vokasi harus selaras dengan kebutuhan industri agar siswa memiliki kompetensi yang relevan.
“Saat ini sudah banyak sekolah yang bekerja sama dengan perusahaan di sekitar mereka melalui skema bapak asuh dan anak asuh. Perusahaan menjadi mitra pembina sekolah, dan ketika siswa lulus, mereka bisa langsung masuk ke perusahaan tersebut,” ujar Jamaludin kepada Hallonews.id, Jumat (27/2/2026).
Melalui skema tersebut, perusahaan berperan sebagai pembina yang membantu penyelarasan kurikulum, pelaksanaan praktik kerja industri (prakerin), hingga membuka peluang rekrutmen.
Dengan cara ini, lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga langsung mendapatkan akses ke dunia industri.
Untuk memperluas jaringan kemitraan, Disdik Banten akan memetakan sekolah yang sudah memiliki kerja sama industri dan yang belum.
Pemerintah juga menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) guna memfasilitasi penempatan lulusan ke perusahaan-perusahaan di wilayah Banten.
“Kita akan bekerja sama dengan Apindo agar penempatan lulusan SMK lebih terarah. Harapannya, tidak ada lagi lulusan SMK yang menganggur,” tegasnya.
Selain kerja sama dalam negeri, Disdik Banten juga menjajaki peluang kolaborasi internasional.
Jamaludin mengungkapkan adanya komunikasi dengan pihak dari Tiongkok dan Turki terkait kemungkinan penyerapan tenaga kerja lulusan SMK Banten.
“Kita sedang mendorong kerja sama luar negeri terkait tenaga kerja. Ini sedang kita kuatkan,” katanya.
Di sisi lain, Pemprov Banten juga menyiapkan program beasiswa bagi siswa berprestasi, khususnya dari sekolah unggulan seperti Cendekia Banten Boarding School (CBBS).
Lulusan sekolah tersebut akan didorong melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan dukungan pemerintah daerah.
Dengan penguatan kolaborasi industri, peluang kerja luar negeri, dan dukungan beasiswa, Dinas Pendidikan Provinsi Banten optimistis lulusan SMK semakin kompetitif serta mampu berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di daerah.(wib)
