Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung Ungkap Fakta Mengejutkan soal Disiplin Pegawai, Ini Pesannya

Inilah pesan menohok Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung soal kerja tulus dan profesional, ini maksudnya.

Kamis, 9 April 2026 - 12:00 WIB
Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung Ungkap Fakta Mengejutkan soal Disiplin Pegawai, Ini Pesannya
Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal saat memberikan keterangan pers terkait pembenahan integritas aparatur dalam pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal di lingkungan pemasyarakatan Lampung. Foto: Ditjenpas for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, menekankan pentingnya pembenahan integritas aparatur dalam pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal di lingkungan pemasyarakatan Lampung.

Dalam arahannya, Hilal menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih tidak bisa dimulai dari sistem semata, melainkan harus berangkat dari kesadaran individu.

“Tidak mungkin organisasi menjadi bersih jika aparatur di dalamnya masih abai terhadap integritas pribadi,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Kamis (9/4/2026).

Selain itu, Hilal mendorong seluruh anggota tim untuk bekerja dengan inisiatif tanpa harus menunggu instruksi dari atasan.

Menurutnya, setiap pegawai sudah memahami tugas dan aturan yang berlaku, sehingga tidak ada alasan untuk pasif dalam menjalankan tanggung jawab.

“Ini adalah landasan bagaimana kita bisa membersihkan lingkungan jika diri kita juga tidak bersih,” ujarnya.

Hilal juga menyoroti pentingnya rasa tanggung jawab yang tumbuh dari dalam diri, bukan karena dorongan atau perintah eksternal.

Ia menilai budaya kerja seperti ini harus dibangun secara konsisten agar menjadi kebiasaan di setiap lini organisasi.

“Jangan menunggu diperintah. Jika itu sudah menjadi tugas, maka langsung kerjakan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa penegakan disiplin tidak boleh hanya dibebankan kepada pimpinan unit kerja.

Setiap individu harus memiliki peran aktif dalam menjaga tata tertib di lingkungan masing-masing.

Tak kalah penting, Hilal mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara tulus tanpa mengharapkan imbalan pribadi.

Ia menilai orientasi kerja yang terlalu berfokus pada kepentingan individu justru berpotensi menimbulkan kekecewaan.

Sebaliknya, ia mendorong agar setiap aktivitas kerja dilandasi niat pengabdian yang lebih luas, termasuk nilai-nilai spiritual sebagai fondasi moral dalam menjalankan tugas.

“Jika prinsip integritas, inisiatif, tanggung jawab, dan ketulusan benar-benar diterapkan, maka kinerja organisasi akan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (fer)