Polemik Film ‘Pesta Babi’ di Ternate, Puan Minta Komisi DPR Bergerak

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta komisi terkait mendalami pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi di sejumlah daerah.

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:40 WIB
Polemik Film ‘Pesta Babi’ di Ternate, Puan Minta Komisi DPR Bergerak
YouTube DPR for Hallonews foto : Ketua DPR RI Puan Maharani menilai persoalan nobar film Pesta Babi perlu segera ditindaklanjuti karena telah menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

HALLONEWS.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta komisi terkait di parlemen segera meminta penjelasan mengenai maraknya pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara.

Puan menilai persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti karena telah menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

“Namun harus ditindaklanjuti sesuai dengan baik dan karenanya kami juga di DPR akan meminta komisi terkait meminta penjelasan terkait dengan hal tersebut,” kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Meski mengaku belum mengetahui isi lengkap film tersebut, Puan menilai judul *Pesta Babi* memiliki unsur sensitif yang perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Kalau memang itu kemudian membuat hal yang sensitif tersebut tidak baik di masyarakat, tentu saja harus diantisipasi dengan baik juga,” ujarnya.

Sejauh ini, tercatat sedikitnya empat aksi pemutaran bersama atau nobar film *Pesta Babi* dibubarkan di berbagai wilayah. Pembubaran terjadi di Universitas Mataram, Universitas Pendidikan Mandalika, Universitas Islam Negeri Mataram, serta di wilayah Ternate Tengah.

Film dokumenter Pesta Babi merupakan karya sineas sekaligus mantan jurnalis Dandhy Dwi Laksono. Film tersebut menyoroti hilangnya kawasan hutan di Papua akibat konversi lahan menjadi perkebunan industri yang dikaitkan dengan program ketahanan pangan dan transisi energi.

Selain itu, film ini juga merekam perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan tanah leluhur mereka dari ekspansi industri. (agn)