Pukulan Telak Buat Belanda di Piala Dunia 2026, Jurriën Timber Dipastikan Absen
Belanda kehilangan bek andalan Jurriën Timber jelang Piala Dunia 2026 akibat cedera pangkal paha. Pelatih Ronald Koeman harus mencari solusi di lini pertahanan.

HALLONEWS.ID – Tim nasional Belanda mendapat kabar buruk menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Bek andalan mereka, Jurriën Timber, dipastikan tidak dapat tampil dalam turnamen tersebut akibat cedera pangkal paha yang belum pulih sepenuhnya.
Keputusan itu diumumkan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) setelah serangkaian pemeriksaan medis menunjukkan kondisi pemain Arsenal tersebut belum memungkinkan untuk berkompetisi di level tertinggi.
Timber pun harus meninggalkan pemusatan latihan tim nasional dan fokus menjalani proses pemulihan.
Absennya pemain berusia 24 tahun itu menjadi kehilangan besar bagi skuad asuhan Ronald Koeman.
Timber selama ini merupakan salah satu pilar utama lini belakang Belanda berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi, baik sebagai bek tengah maupun bek kanan.
Cedera tersebut sebenarnya sudah mengganggunya sejak akhir musim bersama Arsenal. Meski sempat tampil sebagai pemain pengganti pada final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, kondisi fisiknya belum cukup stabil untuk menghadapi ketatnya persaingan di Piala Dunia.
Koeman mengaku kecewa dengan situasi tersebut, mengingat Timber masuk dalam rencana utama tim untuk menghadapi fase grup. Pengalaman dan fleksibilitasnya dinilai sangat penting dalam menjaga keseimbangan pertahanan Belanda.
Sebagai langkah antisipasi, Koeman telah memanggil Lutsharel Geertruida untuk menggantikan posisi Timber di skuad final.
Meski memiliki kualitas yang baik, Geertruida tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan skema permainan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Belanda dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jepang pada laga pembuka Grup F. Setelah itu, Oranje akan bertemu Swedia dan Tunisia untuk memperebutkan tiket menuju babak gugur.
Kehilangan Timber tentu jadi tantangan tersendiri bagi Belanda yang datang ke turnamen ini dengan ambisi besar. Selain kemampuan bertahan yang solid, Timber juga dikenal memiliki kualitas distribusi bola yang baik sehingga sering menjadi titik awal serangan dari lini belakang.
Bagi Timber sendiri, absennya di Piala Dunia 2026 menjadi pukulan berat dalam kariernya. Ia sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu pemain kunci Belanda di turnamen tersebut.
Kini fokus utamanya adalah memulihkan kondisi fisik secara maksimal agar dapat kembali memperkuat Arsenal dan tim nasional pada kompetisi mendatang. (wib)
