BNPB Salurkan 4,45 Ton Bantuan Logistik untuk Warga Terisolasi Akibat Longsor di Krayan Selatan Nunukan

BNPB menyalurkan 4,45 ton bantuan logistik bagi warga terdampak longsor di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang masih terisolasi akibat putusnya akses jalan.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB
BNPB Salurkan 4,45 Ton Bantuan Logistik untuk Warga Terisolasi Akibat Longsor di Krayan Selatan Nunukan
Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana longsor di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Foto: Humas BNPB for hallonews

HALLONEWS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak longsor di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih mengalami keterisolasian akibat terputusnya akses transportasi.

Longsor yang terjadi pada Selasa, 7 Juli 2026, menimbun ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Krayan Barat dengan Kecamatan Krayan Selatan.

Selain menutup akses jalan, bencana tersebut juga mengakibatkan satu jembatan alami mengalami kerusakan berat sehingga mobilitas masyarakat terganggu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan dampak bencana menyebabkan sekitar 460 kepala keluarga atau 1.507 jiwa di 13 desa mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan sehari-hari.

Adapun desa terdampak meliputi Long Pa’sia, Liang Lunuk, Long Budung, Pa’ Dalan, Pa’ Urang, Pa’tera, Pa’ Sing, Long Pupung, Pa’ Upan, Long Birar, Pa’ Kaber, Pa’ Amai, dan Pa’ Ibang.

“Sebagai bentuk respons darurat, BNPB mengirimkan bantuan logistik yang tiba di Kabupaten Nunukan pada Kamis (23/7/2026). Bantuan berupa makanan,” kata Abdul, Sabtu (25/7/2026).

Penyaluran bantuan dipastikan langsung oleh Tenaga Ahli Kepala BNPB Kol. (Purn.) Agus Marsanto bersama Tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah I serta Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas 400 paket makanan berisi beras, gula, kornet, mi instan, sarden, dan biskuit.

Selain itu, BNPB juga mengirimkan 100 kaleng susu untuk balita serta 100 paket perlengkapan kebersihan. Total bantuan yang disalurkan mencapai 4,453 ton.

Distribusi logistik dilakukan secara bertahap menggunakan pesawat perintis dari Bandara Nunukan menuju Bandara Long Layu di Kecamatan Krayan Selatan.

Pada tahap pertama, satu kali penerbangan (sortie) mengangkut bantuan seberat 490 kilogram yang telah diterima pihak kecamatan dan langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak.

BNPB berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama akses darat masih belum dapat dilalui.

Apabila kebutuhan di lapangan masih berlanjut, pengiriman bantuan tambahan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan logistik, BNPB juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan instansi terkait guna mempercepat pembukaan akses jalan serta perbaikan jembatan yang rusak akibat longsor.

Sementara itu, sejumlah personel gabungan turut melakukan pengemasan dan pendistribusian bantuan.

Logistik yang tiba di Bandara Long Layu pada Jumat (24/7/2026) selanjutnya disalurkan ke desa-desa terdampak untuk memastikan bantuan segera diterima oleh masyarakat yang masih terisolasi. (opy)