Pemkot Bogor Tanam 544 Pohon untuk Perkuat Konservasi Lingkungan

Pemkot Bogor menanam 544 pohon secara serentak dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HJB ke-544. Aksi ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi sumber daya air.

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:30 WIB
Pemkot Bogor Tanam 544 Pohon untuk Perkuat Konservasi Lingkungan
Walikota Bogor, Dedie Rachim jaga keberlangsungan air dengan tanam pohon. Foto: Hallonews/yopy

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar aksi penanaman 544 pohon secara serentak di berbagai wilayah Kota Bogor dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026.

Kegiatan dipusatkan di TPS3R Mekar Mandiri, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal. Penanaman pohon dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Pemkot Bogor, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah komunitas peduli lingkungan.

Sebanyak 544 pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis pohon pelindung dan pohon buah. Penanaman ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat.

Selain di lokasi utama, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara bersamaan di sejumlah titik lain di Kota Bogor melalui sambungan telekonferensi.

Langkah tersebut menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya konservasi lingkungan dan mitigasi dampak perubahan iklim.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta mempertahankan ketersediaan sumber air di masa mendatang.

Menurutnya, potensi fenomena iklim seperti El Nino dan La Nina yang diperkirakan terjadi pada periode Juni 2026 hingga Februari 2027 perlu diantisipasi sejak dini.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan tutupan vegetasi melalui gerakan menanam pohon.

“Penanaman pohon menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kelestarian alam. Keberadaan pohon sangat penting dalam meningkatkan daya resap air, menjaga mata air, serta mengurangi risiko kekeringan saat musim kemarau panjang,” ujar Dedie dikutip wartawan media ini Selasa (9/6/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan bahwa TPS3R Mekar Mandiri dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki sumber mata air yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Ia mengatakan, keberadaan pohon di sekitar kawasan tersebut diharapkan mampu mendukung proses konservasi dan menjaga debit air agar tetap tersedia bagi lingkungan sekitar.

Denni menambahkan, program penghijauan akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai komunitas lingkungan serta seluruh kelurahan di Kota Bogor guna memperluas manfaat konservasi di berbagai wilayah.

Usai mengikuti kegiatan penanaman pohon, Wali Kota Bogor bersama rombongan juga meninjau fasilitas TPS3R Mekarwangi dan TPS3R Mekar Mandiri sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan lingkungan dan persampahan yang berkelanjutan di Kota Bogor. (opy)