Serangan Bom Molotov ke Sinagoge London, Polisi Kejar Pelaku dan Tingkatkan Pengamanan

Sinagoge di Kenton, London, diserang bom molotov. Polisi Metropolitan meningkatkan penyelidikan dan pengamanan di tengah kekhawatiran serangan antisemit.

Minggu, 19 April 2026 - 20:59 WIB
Serangan Bom Molotov ke Sinagoge London, Polisi Kejar Pelaku dan Tingkatkan Pengamanan
Pihak kepolisian London sedang melakukan olah TKP ledakan bom molotov di Sinagoge London. (X Israel Now for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Sebuah sinagoge di kawasan Kenton, London barat laut, menjadi sasaran serangan bom molotov yang mengejutkan publik.

Insiden ini kini dalam penyelidikan intensif oleh Metropolitan Police yang juga melibatkan tim kontra-terorisme.

Serangan terjadi pada malam hari saat sebuah benda berisi cairan mudah terbakar dilemparkan ke arah bangunan sinagoge.

Api sempat muncul di bagian dalam gedung, namun berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan kerusakan besar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski bagian interior mengalami kerusakan ringan akibat asap.

Pihak kepolisian menyatakan tengah memburu pelaku yang diduga sengaja menargetkan tempat ibadah tersebut. Sejumlah bukti telah dikumpulkan, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Aparat juga melakukan pemeriksaan forensik untuk mengidentifikasi bahan yang digunakan dalam serangan.

Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran atas meningkatnya aksi kebencian terhadap komunitas Yahudi di Inggris.

Organisasi keamanan komunitas, Community Security Trust, menyebutkan bahwa beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan signifikan dalam insiden serupa, terutama di wilayah London utara.

Sebagai respons, Metropolitan Police meningkatkan patroli di area-area yang memiliki populasi komunitas Yahudi cukup besar. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi serangan lanjutan.

Sejumlah pejabat Inggris turut mengecam keras aksi tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa segala bentuk antisemitisme dan kekerasan berbasis kebencian tidak akan ditoleransi. Mereka juga berkomitmen untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap tempat ibadah dan komunitas minoritas.

Sementara itu, para tokoh komunitas Yahudi menyuarakan kekhawatiran atas tren serangan yang dinilai semakin berani dan terorganisir. Mereka mendesak aparat untuk segera menangkap pelaku serta meningkatkan langkah preventif guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

Kasus ini menjadi pengingat serius akan pentingnya menjaga toleransi dan keamanan bersama di tengah masyarakat multikultural seperti Inggris. (wib)