SIO Sudah Terbit, RSUD Panunggangan Barat Tangerang Belum Siap Beroperasi Penuh
RSUD Panunggangan Barat telah mengantongi izin operasional. Namun, Pemkot Tangerang masih mengebut penyediaan alat kesehatan, ruang operasi, hingga IPAL sebelum beroperasi penuh.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah mengantongi Surat Izin Operasional (SIO) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat.
Meski secara administratif telah dinyatakan layak beroperasi, rumah sakit baru tersebut belum dapat memberikan layanan secara penuh karena masih harus menyelesaikan berbagai kesiapan fasilitas, alat kesehatan, hingga infrastruktur penunjang.
Direktur RSUD Panunggangan Barat, dr. Rizki Adiarti, mengatakan SIO resmi diterbitkan pada 29 Juni 2026. Dengan izin tersebut, rumah sakit juga telah memperoleh kode fasilitas pelayanan kesehatan dari Kementerian Kesehatan sebagai syarat administratif operasional.
“Kami sudah mengantongi SIO per 29 Juni 2026 sehingga sudah bisa melakukan registrasi untuk mendapatkan kode fasilitas pelayanan kesehatan ke Kementerian Kesehatan. Nanti soft launching akan diawali dengan pembukaan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam yang ditargetkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026,” ujar Rizki di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (15/7/2026).
Meski izin operasional telah terbit, Pemkot Tangerang masih berpacu dengan waktu untuk memenuhi berbagai standar pelayanan rumah sakit sebelum beroperasi secara penuh.
Beberapa pekerjaan yang masih harus diselesaikan meliputi penyempurnaan gedung, pengadaan alat kesehatan, pemenuhan standar pelayanan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, hingga penyelesaian infrastruktur pendukung.
“Di sisi lain, kami terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengejar kesiapan infrastruktur dan fasilitas,” jelas Rizki.
Pemkot Tangerang menargetkan layanan IGD 24 jam menjadi layanan pertama yang dibuka saat soft launching pada September atau Oktober mendatang. Setelah seluruh fasilitas dan sarana penunjang rampung, rumah sakit ditargetkan mulai beroperasi penuh pada pertengahan 2027.
Kehadiran RSUD Panunggangan Barat diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah barat Kota Tangerang yang selama ini bergantung pada fasilitas kesehatan yang jumlahnya masih terbatas.
Meski demikian, kesiapan operasional rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh terbitnya izin administrasi, tetapi juga bergantung pada kelengkapan fasilitas medis, sumber daya manusia, serta infrastruktur pendukung agar pelayanan kesehatan dapat berjalan sesuai standar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Targetnya pada akhir tahun nanti sudah selesai penyempurnaan ruang rawat, ruang operasi, laboratorium, farmasi, termasuk penyediaan air bersih dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” tutupnya. (iin)
