Sungai Kuantan Meluap, 526 Rumah Warga Terendam Banjir

Ratusan rumah warga Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terendam banjir dari Sungai Kuantan.

Senin, 18 Mei 2026 - 14:00 WIB
Sungai Kuantan Meluap, 526 Rumah Warga Terendam Banjir
Luapan Sungai Kuantan menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir. Foto: Pemkab Kuansing

HALLONEWS.ID — Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terendam banjir akibat luapan Sungai Kuantan.

Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, dan Inuman. Banjir terjadi selama dua hari, mulai Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026).

Kepala BPBD Kuansing, Yulizar, mengatakan bahwa banjir saat ini telah surut. Namun, sejumlah warga masih harus membersihkan rumah dan fasilitas umum yang sempat terendam.

“Sempat ada ratusan rumah dan fasilitas umum di empat kecamatan di Kuansing terdampak banjir. Kami mencatat 526 rumah, empat musala, empat unit sekolah, satu puskesmas, dan satu kantor desa di Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, dan Inuman terdampak banjir,” kata Yulizar di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, pada Minggu (17/5/2026).

Di Kecamatan Pangean, banjir merendam 160 rumah, satu musala, satu sekolah, dan satu puskesmas. Rinciannya, di Desa Pangit terdapat 15 rumah, satu sekolah, dan satu musala terdampak. Di Desa Pulau Deras, banjir merendam 50 rumah dan satu puskesmas. Sementara di Desa Pembatang terdapat 25 rumah terdampak, dan di Desa Padang Kunyit sebanyak 70 rumah.

“Kemudian di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Desa Pelukahan sebanyak 15 rumah dan satu musala. Desa Pulau Baru 10 rumah, Desa Lombok 15 rumah, dan Desa Pulau Beralo 15 rumah. Total yang terdampak 55 rumah dan satu musala,” paparnya.

Di Kecamatan Kuantan Hilir, banjir berdampak pada 48 rumah dan satu kantor desa. Tiga rumah dan satu kantor desa terdampak di Desa Pulau Kijang, sementara 45 rumah lainnya berada di Desa Kampung Tengah.

Adapun di Kecamatan Inuman, banjir merendam 263 rumah, tiga sekolah, dan dua musala. Di Desa Pulau Busuk, sebanyak 73 rumah dan satu musala terdampak. Di Desa Pulau Sipan terdapat 70 rumah, satu musala, dan satu sekolah terdampak.

Sementara itu, di Desa Seberang Pulau Busuk, banjir merendam 110 rumah dan dua sekolah. Di Desa Pulau Busuk Jaya, sebanyak 10 rumah juga terdampak.

“Total di Kecamatan Inuman yang terdampak sebanyak 263 rumah warga, tiga unit sekolah, dan dua unit musala,” ujarnya dikutip dari infopublik.id.

Meski air telah surut dan permukiman warga dinyatakan aman, Yulizar tetap meminta masyarakat waspada. Relawan bencana di tingkat kecamatan juga terus memantau kondisi di lapangan. (gaa)