Terungkap! Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang

Lapas Kelas I Cipinang menjelaskan alasan Razman Nasution ditempatkan di lantai satu. Penempatan dilakukan berdasarkan hasil asesmen kesehatan dan sesuai aturan pemasyarakatan.

Senin, 29 Juni 2026 - 9:55 WIB
Terungkap! Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang
Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang akhirnya memberikan penjelasan mengenai penempatan Razman Nasution setelah resmi menjalani masa pidana sejak Kamis (25/6/2026).

Kalapas Kelas I Cipinang, Syarpani, menegaskan keputusan menempatkan Razman di Blok E lantai satu bukan bentuk perlakuan khusus.

“Penempatan tersebut merupakan hasil asesmen kesehatan yang wajib dijalankan terhadap setiap warga binaan baru,” ujarnya dikonfirmasi pada Senin (29/6/2026).

Menurut Syarpani, seluruh narapidana yang masuk ke lapas harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari registrasi administrasi, pemeriksaan kesehatan, asesmen risiko hingga proses klasifikasi sebelum ditentukan lokasi penempatannya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan Razman memiliki berat badan sekitar 120 kilogram,” katanya.

Lanjut Syarpani, selain itu, rekam medis dari RSPAD Gatot Soebroto menyebutkan ia pernah didiagnosis mengalami penyumbatan pembuluh darah.

“Tim medis lapas juga menemukan indikasi stroke ringan dan gangguan kecemasan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama agar Razman ditempatkan di lantai dasar sehingga lebih mudah dipantau petugas kesehatan dan memudahkan proses evakuasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Saat ini Razman menempati satu kamar bersama dua warga binaan lain yang juga memerlukan perhatian medis,” jelasnya.

Syarpani menegaskan pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga binaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Karena itu, seluruh narapidana berhak memperoleh layanan kesehatan tanpa membedakan latar belakang maupun jenis perkara yang dijalani,” paparnya.

Ia memastikan apabila kondisi kesehatan Razman dinyatakan stabil oleh tim dokter, maka penempatan kamar akan disesuaikan kembali mengikuti prosedur yang berlaku bagi seluruh warga binaan.

“Prinsip utama pemasyarakatan saat ini bukan lagi pembalasan, melainkan pembinaan agar setiap warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (fer).