Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Forum Keimigrasian ASEAN-Australia 2027

Indonesia resmi menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah The 22nd DGICM & Australia Consultation di Bali pada 2027 dengan fokus pada keamanan perbatasan dan transformasi digital.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:00 WIB
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Forum Keimigrasian ASEAN-Australia 2027
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam forum The 21st DGICM & Australia Consultation di Siem Reap, Kamboja. Foto: Ditjen Imigrasi for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah The 22nd DGICM & Australia Consultation yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada 2027.

Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kepemimpinan dalam kerja sama keimigrasian di kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) Hendarsam Marantoko, pada penutupan The 21st DGICM & Australia Consultation di Siem Reap, Kamboja.

Menurut Hendarsam, penyelenggaraan forum di Bali akan dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi regional dalam menghadapi berbagai tantangan baru di bidang keimigrasian, mulai dari penyelundupan manusia, perdagangan orang, kejahatan siber, hingga penyalahgunaan dokumen perjalanan.

Menurutnya, Indonesia juga berencana mendorong penguatan pertukaran informasi secara aman, interoperabilitas data keimigrasian, pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan, serta perlindungan terhadap pekerja migran.

“Kami ingin menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat kerja sama operasional yang mampu menjawab tantangan keamanan kawasan secara nyata,” kata Hendarsam dikutip pada Sabtu (27/6/2026).

Lanjut Hendarsam selain itu, Indonesia menyiapkan berbagai agenda peningkatan kapasitas aparat keimigrasian, termasuk pelaksanaan Cyber Resilience Programme yang akan digelar pada Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan digital.

Tak hanya itu, ia berujar dalam forum juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan keimigrasian.

Australia dan Singapura mendorong penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan akurasi pemeriksaan dokumen perjalanan dan proses identifikasi risiko di perbatasan.

“Dengan menjadi tuan rumah pada 2027, Indonesia berharap dapat mempercepat harmonisasi kebijakan keimigrasian kawasan sekaligus memperkuat posisi ASEAN dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang,” ujar Hendarsam.

Di akhir pertemuan, Hendarsam mengundang seluruh delegasi ASEAN dan Australia untuk hadir di Bali serta berpartisipasi dalam penyusunan agenda strategis yang akan memperkuat keamanan dan kerja sama keimigrasian regional. (fer)