Wamen Nezar Patria Dukung Special Olympics Indonesia, Pesonas 2026 di NTT Siapkan Atlet ke Chile
Wamen Komdigi Nezar Patria mendukung Special Olympics Indonesia. Pesonas 2026 di NTT akan menyeleksi 1.200 atlet menuju Special Olympics World Games 2027 di Chile.

HALLONEWS.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual yang digagas oleh Special Olympics Indonesia (SOIna).
Dukungan tersebut disampaikan saat audiensi antara pengurus SOIna dengan Wamen Komdigi beberapa waktu lalu di Jakarta.
Ketua Umum SOIna, Warsito Ellwein, mengatakan dukungan itu penting untuk memperkuat literasi digital sekaligus pengembangan potensi atlet bertalenta khusus di Indonesia.
Menurut Warsito, literasi digital sangat dibutuhkan bagi penyandang disabilitas intelektual seperti autisme, down syndrome, tuna grahita, dan berbagai gangguan perkembangan kognitif lainnya yang jumlahnya diperkirakan mencapai 5,2 juta orang di Indonesia.
“Wamen Nezar pada prinsipnya mendukung kegiatan olahraga bagi atlet bertalenta khusus agar generasi muda Indonesia tetap sehat, berprestasi, dan percaya diri meski memiliki keterbatasan,” kata Warsito di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
SOIna sendiri tengah mempersiapkan ajang olahraga empat tahunan Pekan Special Olympic Nasional 2026 (Pesonas) yang akan digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Oktober 2026.
Ajang tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 1.200 atlet bertalenta khusus dari berbagai daerah di Indonesia.
Mereka akan bertanding dalam lebih dari 20 cabang olahraga yang mengikuti standar dari Special Olympics International (SOI), organisasi olahraga nirlaba yang telah diakui oleh International Olympic Committee sejak 1988.
Indonesia sendiri bergabung dengan jaringan Special Olympics dunia pada 1989 sebagai anggota ke-76. Saat ini organisasi tersebut telah memiliki hampir 180 negara anggota di seluruh dunia.
Di bawah kepemimpinan Warsito Ellwein, SOIna juga aktif memperkuat kerja sama kawasan di wilayah Asia Timur melalui jaringan regional.
Saat ini, organisasi tersebut telah memiliki kepengurusan di sekitar 30 provinsi di Indonesia. Bahkan, sejumlah tokoh daerah ikut terlibat dalam kepengurusan, termasuk beberapa istri gubernur di Sumatera dan Kalimantan yang menjadi ketua harian organisasi di tingkat provinsi.
Selain itu, terdapat lebih dari 150 pengurus daerah di tingkat kabupaten dan kota yang dipimpin oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga tokoh pendidikan seperti kepala sekolah.
Ajang Pesonas 2026 di NTT juga akan menjadi seleksi atlet nasional untuk mengikuti Special Olympics World Summer Games 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Santiago, Chile pada 12–24 Oktober 2027.
Sejak 1991, Indonesia secara rutin mengirimkan atlet bertalenta khusus untuk berlaga di berbagai ajang Special Olympics dunia, termasuk di Amerika Serikat, Irlandia, China, Yunani, Korea Selatan, Australia, Austria, Uni Emirat Arab, Jerman, dan Italia.
Dalam berbagai kompetisi tersebut, atlet Indonesia berhasil membawa pulang puluhan medali emas, perak, dan perunggu.
Warsito juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Pesonas di NTT yang diharapkan dapat menjadi momentum pengembangan olahraga bagi atlet disabilitas intelektual di Indonesia.
“Komitmen Gubernur NTT patut diapresiasi karena memberikan perhatian besar kepada para atlet. Mereka adalah adik-adik hebat yang berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Warsito.
Selain itu, SOIna juga berencana menggelar gala dinner pada pertengahan Mei 2026 di Jakarta sebagai bagian dari upaya penggalangan dukungan untuk program olahraga bagi atlet bertalenta khusus.
Acara tersebut direncanakan berlangsung di Gedung RRI Jakarta yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.(wib)
