Pagi Hangat di Kampung Kabiding Oksibil
Patroli humanis Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di Kampung Kabiding, Oksibil, Pegunungan Bintang menghadirkan suasana hangat. Anak-anak sekolah dan warga menyambut aparat dengan senyum dan tawa.

HALLONEWS.ID – Pagi di Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, biasanya berjalan tenang dengan aktivitas warga yang dimulai sejak matahari menyapa lembah pegunungan Papua.
Namun Senin (16/3/2026) pagi itu terasa sedikit berbeda.
Di tengah udara sejuk yang menyelimuti kampung, langkah sejumlah personel Satgas Operasi Damai Cartenz menyusuri jalan kecil kampung dalam patroli humanis. Alih-alih menghadirkan suasana tegang, kehadiran mereka justru disambut ramah oleh warga dan anak-anak sekolah yang sedang memulai kegiatan belajar.
Patroli dipimpin oleh Ranto Ahmad Chamdani bersama sepuluh personel Satgas Tindak. Mereka memantau situasi keamanan di sekitar SD Balil Kabiding 2 sekaligus menyapa masyarakat yang ditemui sepanjang perjalanan.
Di halaman sekolah, beberapa anak terlihat memperhatikan kedatangan para personel. Dengan langkah pelan dan penuh rasa ingin tahu, mereka mendekat.
Para anggota satgas menyambutnya dengan senyum. Percakapan ringan pun mulai terjalin—tentang pelajaran di sekolah, kegiatan sehari-hari, hingga cerita sederhana yang membuat suasana pagi menjadi lebih hangat.
Awalnya canggung, tetapi tidak lama kemudian suasana berubah menjadi akrab. Tawa anak-anak terdengar di halaman sekolah, menciptakan momen kecil yang meninggalkan kesan hangat bagi semua yang hadir.
Tak jauh dari sekolah, beberapa warga yang sedang beraktivitas turut menyapa para personel. Obrolan sederhana mengalir tentang kehidupan sehari-hari di kampung, kondisi keamanan wilayah, hingga harapan agar anak-anak dapat terus belajar dengan tenang.
Bagi masyarakat setempat, interaksi seperti ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah kehidupan kampung yang sederhana.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di Papua.
Menurutnya, patroli bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Melalui patroli seperti ini, personel tidak hanya memastikan situasi tetap aman, tetapi juga membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Bagi warga Kampung Kabiding, kehadiran personel Satgas Damai Cartenz bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir di tengah kehidupan mereka sehari-hari. (min)
