Pemudik Mulai Padati Terminal Mandala Rangkasbitung
Arus mudik di Terminal Mandala Rangkasbitung mulai meningkat. Pemudik dari Jabodetabek berdatangan sejak subuh untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah Lebak Selatan.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran di Terminal Mandala Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir.
Sejak pagi hingga siang, Selasa (17/3/2026) pemudik dari wilayah Jabodetabek terlihat berdatangan dan memadati area terminal. Mereka umumnya baru tiba menggunakan bus dari Jakarta dan Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Sebagian besar pemudik melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan lokal menuju wilayah Lebak bagian selatan, seperti Bayah, Cilograng, Malingping, dan Gunung Kencana. Sementara itu, pemudik dengan tujuan jarak dekat memilih menggunakan jasa ojek menuju kawasan Kalanganyar, Cibadak, dan Warunggunung.
Kedatangan pemudik mulai terlihat sejak waktu subuh. Para penumpang tampak membawa tas dan koper, bersiap melanjutkan perjalanan untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Salah satu pemudik, Suarta, warga Gunung Kencana yang bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan Tanjung Priok, mengaku memilih pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan arus mudik.
Ia juga memilih menggunakan bus umum karena kondisi KRL dari Tanah Abang menuju Rangkasbitung yang sudah padat penumpang.
“Saya sudah dapat cuti, jadi pulang lebih awal supaya bisa lebih lama bersama keluarga di kampung,” ujarnya.
Kepala Terminal Mandala Rangkasbitung, Muksin, membenarkan adanya peningkatan jumlah pemudik dalam dua hari terakhir.
Menurutnya, meski terjadi kenaikan, jumlahnya belum terlalu signifikan karena sebagian masyarakat masih memilih menggunakan transportasi KRL dari Jakarta menuju Rangkasbitung.
“Memang ada peningkatan sejak dua hari terakhir, tetapi belum terlalu signifikan karena banyak pemudik menggunakan KRL,” kata Muksin.
Ia memperkirakan jumlah pemudik akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan seiring mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. (yas)
