Robot Humanoid Titan o1 dari China Bisa Meniru Gerakan Manusia secara “Real-Time”
Perusahaan robotika China memperkenalkan robot humanoid Titan o1 yang mampu meniru gerakan manusia secara "real-time" menggunakan teknologi AI. Robot ini dapat dikendalikan operator dan berpotensi digunakan di berbagai sektor industri.

HALLONEWS.ID – Perusahaan robotika asal Tiongkok, Westlake Robotics, memperkenalkan robot humanoid terbaru bernama Titan o1, yang mampu meniru gerakan manusia secara langsung dan “real-time” menggunakan teknologi kecerdasan buatan yang mereka kembangkan sendiri.
Robot ini didukung oleh model AI bernama General Action Expert (GAE), sebuah sistem yang memungkinkan robot menyalin gerakan manusia secara presisi hanya dalam hitungan milidetik, tanpa batasan jarak maupun lokasi.
Meniru Gerakan Manusia secara Langsung
Dalam demonstrasi teknologi yang dilakukan di Hangzhou, robot Titan o1 dikendalikan oleh seorang operator yang mengenakan pakaian “motion capture.” Saat operator menggerakkan tubuhnya seperti melambaikan tangan, berputar, hingga menendang bola, robot langsung meniru gerakan tersebut secara sinkron.
Mulai dari sudut ayunan tangan, rotasi tubuh, panjang langkah, hingga tinggi angkatan kaki, seluruh gerakan robot terlihat sangat selaras dengan gerakan operator.
Pendiri Westlake Robotics, Wang Donglin, menjelaskan bahwa robot tersebut mampu merespons gerakan manusia secara langsung tanpa perlu pemrograman gerakan terlebih dahulu.
Menurutnya, robot dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan gerakan operator, bahkan jika operator berbeda atau gerakannya berubah secara spontan.
AI Berfungsi seperti Otak Kecil Manusia
Perusahaan menjelaskan bahwa sistem GAE bekerja mirip seperti serebelum (otak kecil) pada manusia, yang bertugas mengatur keseimbangan dan koordinasi gerakan tubuh agar tetap presisi dan stabil.
Dengan teknologi ini, robot dapat langsung menentukan gerakan paling tepat setelah menerima sinyal dari operator, bahkan untuk gerakan yang belum pernah dipelajari sebelumnya.
Selain itu, model AI tersebut dapat digunakan pada berbagai jenis robot dengan bentuk dan ukuran berbeda, sehingga teknologi ini bisa diterapkan secara luas pada berbagai platform robotika.
Satu Operator Bisa Mengendalikan Banyak Robot
Salah satu keunggulan teknologi ini adalah kemampuan satu operator untuk mengendalikan beberapa robot sekaligus agar melakukan pekerjaan yang sama secara bersamaan. Teknologi ini berpotensi digunakan dalam industri manufaktur, logistik, konstruksi, hingga operasi berbahaya yang berisiko bagi manusia.
Pengembangan robot humanoid seperti Titan o1 menunjukkan bahwa teknologi robot semakin mendekati kemampuan gerakan manusia secara alami dan adaptif, bukan hanya bergerak berdasarkan program yang kaku seperti robot generasi sebelumnya.
Teknologi ini juga diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam masa depan industri robotika, terutama untuk pekerjaan jarak jauh, otomatisasi industri, hingga misi penyelamatan di lingkungan berbahaya. (ren)
