NASA Resmi Publikasikan Visual Pemandangan Bumi dari Luar Angkasa

NASA resmi merilis visual deep space terbaru. Komandan misi Reid Wiseman mengabadikan pemandangan Bumi dari kapsul Orion dalam misi Artemis II.

Sabtu, 4 April 2026 - 16:04 WIB
NASA Resmi Publikasikan Visual Pemandangan Bumi dari Luar Angkasa
Foto yang diambil oleh komandan Reid Wiseman menunjukkan potongan melengkung Bumi dari jendela kapsul. Dok: NASA for Hallonews

HALLONEWS.ID – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mempublikasikan visual ruang angkasa dalam (deep space) pada Jumat, 3 April 2026.

Dalam foto yang dirilis, komandan misi Reid Wiseman berhasil menangkap pemandangan Bumi melalui jendela kapsul pesawat ruang angkasa Orion.

Gambar tersebut memperlihatkan planet Bumi yang diselimuti formasi awan luas, tampak melengkung dengan latar gelap ruang angkasa. Pemandangan itu terlihat seolah Bumi “terbit” di balik kapsul saat kru melanjutkan perjalanan mereka.

Momen ini terjadi sekitar satu setengah hari setelah empat kru misi Artemis II lepas landas dari Launch Complex 39B di Kennedy Space Center, Florida, pada Rabu, 1 April 2026.

Dalam salah satu foto, terlihat keseluruhan permukaan Bumi dengan lautan yang dihiasi pusaran awan putih. Bahkan, fenomena aurora hijau juga tampak bersinar, menambah keindahan visual tersebut.

Sementara itu, foto lain memperlihatkan lengkungan Bumi dari sudut jendela kapsul, memberikan perspektif dramatis tentang planet tempat manusia tinggal.
Dilansir dari Al Jazeera, pada Jumat pagi, Wiseman dan kru berada sekitar 100.000 mil (160.000 kilometer) dari Bumi dan terus mendekati bulan dengan sisa jarak sekitar 160.000 mil (258.000 kilometer).

Mereka dijadwalkan mencapai titik terdekat pada Senin. Misi ini melibatkan tiga astronot asal Amerika Serikat dan satu astronot dari Kanada. Mereka akan mengelilingi bulan menggunakan kapsul Orion sebelum kembali ke Bumi tanpa melakukan pendaratan di permukaan bulan.

Kapsul Orion sendiri telah diarahkan ke jalur lintas bulan setelah kru menyalakan mesin utama pada Kamis malam.
Astronot Christina Koch mengungkapkan kekagumannya terhadap pemandangan luar angkasa tersebut.

“Saya tahu seperti apa yang akan kami lihat, tetapi tidak ada yang benar-benar bisa mempersiapkan Anda melihat planet rumah Anda bersinar terang seperti siang hari, sekaligus melihat bulan di atasnya dengan cahaya matahari terbenam yang indah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut menjadi momen emosional sekaligus menakjubkan, terlebih saat menyadari bahwa mereka akan melihat pemandangan serupa dari dekat bulan sebelum kembali ke Bumi. (agn)