Dua Ruko Kuliner di Cilegon Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran akibat korsleting listrik melanda dua ruko kuliner di Panggungrawi, Cilegon. Tidak ada korban jiwa, kerugian masih didata petugas Damkar.

Kamis, 9 April 2026 - 14:55 WIB
Dua Ruko Kuliner di Cilegon Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Api membesar di atap ruko di Cilegon, Kamis (9/4/2026) pagi. Dua usaha kuliner terbakar diduga akibat korsleting listrik. tangkapan layar for HalloNews

HALLONEWS.ID – Kebakaran hebat melanda dua ruko permanen di Lingkungan Kependilan Baru, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Cilegon, Kamis (9/4/2026) pagi.

Peristiwa ini menyebabkan dua usaha kuliner ludes dilalap si jago merah dalam waktu singkat.

Insiden kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik yang berasal dari salah satu ruko penjual nasi uduk bebek liwet.

Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sebelahnya yang merupakan usaha sop durian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, menjelaskan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.20 WIB.

Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu kurang lebih 10 menit.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu ruko, lalu menjalar ke bangunan di sampingnya karena material yang mudah terbakar,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan. Proses pemadaman berlangsung intens mengingat api cepat merambat di antara dua ruko yang berdempetan.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, masing-masing membawa kapasitas air sekitar 3.000 liter.

Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena seluruh isi ruko, termasuk peralatan usaha dan bahan dagangan, hangus terbakar.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun kerugian masih dalam tahap pendataan,” tambah Agus.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di tempat usaha guna mencegah kejadian serupa terulang. (esa)