Dedie Rachim Tinjau Rehabilitasi GOR Pajajaran, Siap Jadi Magnet Baru Olahraga Bogor
Dedie Rachim cek langsung proyek GOR Pajajaran. Kawasan olahraga ini disiapkan jadi magnet baru warga Bogor.

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung kesiapan rehabilitasi tahap II kawasan olahraga di GOR Pajajaran.
Peninjauan dilakukan dengan mengecek desain pengembangan kawasan, termasuk fasilitas olahraga, gedung perkantoran, hingga sarana pendukung lainnya.
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyiapkan anggaran sekitar Rp51 miliar untuk proyek tahap II ini.
Beberapa pekerjaan yang akan dilakukan meliputi rehabilitasi wall climbing, renovasi tahap II Stadion GOR Pajajaran, perbaikan Kolam Renang Mila Kencana, perawatan gedung perkantoran baru Dispora, dwn penataan kawasan secara menyeluruh.
“Akan segera dilaksanakan lelang, sehingga persiapan lebih matang dan hasilnya lebih baik,” ujar Dedie.
Selain peningkatan fasilitas olahraga, Pemkot juga akan menata kawasan agar lebih tertib dan representatif, termasuk memperluas area parkir.
Dari sisi lanskap, kawasan GOR Pajajaran akan dirancang agar lebih terbuka dan bisa dinikmati masyarakat dari berbagai akses jalan utama.
Stadion dengan standar FIFA serta lintasan atletik internasional nantinya akan lebih terlihat dan mudah diakses publik.
Dedie menegaskan bahwa revitalisasi ini tidak hanya untuk pembenahan fasilitas, tetapi juga untuk menghidupkan kawasan sebagai pusat aktivitas masyarakat.
“Ini akan menjadi magnet baru bagi masyarakat Bogor untuk berolahraga dan beraktivitas,” tegasnya.
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menyebut proses lelang ditargetkan dimulai pada akhir April hingga Mei 2026.
Rehabilitasi stadion akan mencakup tribun dan fasilitas pendukung, sementara kolam renang akan diperbarui dengan konsep rekreasi berbasis lantai kasar (unpolished).
Dalam proyek ini, kantor lama Dispora akan dibongkar untuk memperluas area parkir.
Pemindahan kantor dilakukan secara bertahap setelah gedung baru siap digunakan.
“Prosesnya simultan: pindah, lalu bangunan lama dibongkar untuk perluasan parkir,” jelas Anas.
Penataan kawasan juga melibatkan dinas lain seperti: Dinas PUPR, dan Disperumkim. Fokusnya meliputi perbaikan jalan, drainase, serta pengembangan ruang terbuka hijau.
Dengan kolaborasi lintas sektor, kawasan GOR Pajajaran diharapkan menjadi lebih tertata, modern, dan berkelanjutan. (opy)
