Tahan Blackburn 1-1, Coventry Resmi Promosi ke Premier League
Coventry City memastikan promosi ke Premier League usai bermain imbang 1-1 melawan Blackburn. Gol telat Bobby Thomas jadi penentu sejarah.

HALLONEWS.ID – Coventry City resmi dipastikan menjadi salah satu peserta Premier League musim depan setelah bermain imbang 1-1 dengan Blackburn Rover dalam lanjutan kompetisi EFL Championship musim 2025/2026. Laga yang berlangsung sengit ini menghadirkan drama hingga menit akhir.
Bermain di kandang sendiri, Blackburn tampil cukup agresif sejak awal pertandingan. Meski begitu, Coventry mampu mengimbangi permainan dengan penguasaan bola yang lebih dominan.
Babak pertama berjalan ketat tanpa gol, dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.
Memasuki babak kedua, Blackburn akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Gol pembuka lahir pada menit ke-54 melalui Ryoya Morishita yang memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti.
Bola tembakannya yang sempat berubah arah membuat kiper Coventry tak mampu mengantisipasi dengan baik. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Tertinggal satu gol membuat Coventry meningkatkan intensitas serangan. Tim tamu mulai menekan lini pertahanan Blackburn dengan permainan cepat dan distribusi bola yang rapi.
Sejumlah peluang tercipta, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Saat pertandingan tampak akan dimenangkan Blackburn, Coventry justru berhasil mencuri gol penyeimbang di menit-menit krusial.
Bek Bobby Thomas menjadi pahlawan setelah mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-84. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Coventry yang terus menjaga tekanan hingga peluit panjang dibunyikan. Meski tidak mampu menambah gol, hasil imbang ini tetap menjadi raihan berharga bagi tim tamu.
Sementara itu, Blackburn harus puas dengan satu poin di kandang sendiri meski sempat unggul lebih dulu. Hasil ini membuat mereka gagal mengamankan kemenangan yang sudah di depan mata.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa konsentrasi hingga akhir laga sangat menentukan hasil. Coventry menunjukkan mental kuat dengan bangkit di menit akhir, sementara Blackburn harus belajar mempertahankan keunggulan hingga laga usai. (wib)
