Gunung Dukono Erupsi Lontarkan Kolam Abu Capai 2.000 Meter
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi dengan kolom abu mencapai 2 km. PVMBG imbau warga menjauhi kawah dan gunakan masker.

HALLONEWS.ID – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (3/5/2026) pukul 05.49 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 10 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 3.087 meter di atas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut,” tulis peringatan PVMBG dalam laman magma.esdm.go.id, dikutip Hallonews, Minggu (3/5/2026).
Menurut laporan tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada).
Pengamatan kegempaan pada 3 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 72 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-30 milimeter dan lama gempa 40,53-66,36 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-10 milimeter dominan 5 milimeter.
PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.763 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (909 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 88 kali.
Gunung Dukono yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut) kembali erupsi pada pukul 05.49 WIT, Minggu (3/5/2026). Dalam erupsi ini, ketinggian kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak gunung. (dul)
