Tiga Terduga Pelaku Pembacokan Warga Cibaliung Pandeglang Diamankan, Polisi Dalami Motif Kematian Korban

Satreskrim Polres Pandeglang mengamankan tiga terduga pelaku kasus pembacokan yang menewaskan warga Cibaliung, Pandeglang. Polisi masih mendalami motif dan peran masing-masing pelaku.

Senin, 25 Mei 2026 - 0:01 WIB
Tiga Terduga Pelaku Pembacokan Warga Cibaliung Pandeglang Diamankan, Polisi Dalami Motif Kematian Korban
Polisi dan warga saat mengevakuasi korban pembacokan di Kecamatan Cibaliung, Pandeglang ke Rumah Sakit. Polisi kini masih mendalami motif kasus yang menewaskan satu warga tersebut Foto Polres Pandeglang For HalloNews.id

HALLONEWS.ID – Kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang warga di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, masih terus didalami aparat kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, Satreskrim Polres Pandeglang telah mengamankan tiga pria yang diduga berkaitan dengan peristiwa berdarah yang menewaskan Holik, warga Kampung Ciwangun, Desa Sukajadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lokasi kejadian, penangkapan dilakukan secara bertahap di beberapa titik berbeda di wilayah selatan Pandeglang. Petugas disebut bergerak cepat beberapa jam setelah peristiwa terjadi dengan melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga berada di lokasi saat insiden berlangsung.

Ketiga orang yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Pandeglang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Hingga kini, penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku, termasuk motif yang diduga melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, membenarkan adanya pengamanan terhadap tiga orang dalam kasus tersebut. Namun, pihak kepolisian belum menyampaikan secara rinci identitas maupun keterlibatan para terduga pelaku karena proses penyelidikan masih berjalan.

“Untuk sementara ada tiga orang yang kami amankan. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan dan pendalaman,” kata Alfian kepada wartawan, Minggu (24/5/2026).

Dari informasi yang beredar di lingkungan warga, korban diduga mengalami luka serius akibat senjata tajam setelah terlibat perselisihan dengan sejumlah orang yang masih memiliki hubungan kedekatan lingkungan. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban dikabarkan meninggal dunia sesaat setelah tiba di puskesmas akibat luka yang cukup parah di bagian tubuhnya.

Pasca kejadian, suasana di sekitar lokasi sempat dipenuhi warga yang ingin mengetahui perkembangan kasus tersebut. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang guna dilakukan autopsi. Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan dari aparat penegak hukum. (esa)