Mengenal Lucky Bayu Purnomo, Ekonom Pasar Modal yang Konsisten Mengawal Transformasi Ekonomi Nasional
Ekonom Lucky Bayu Purnomo dikenal luas sebagai praktisi pasar modal, analis investasi, akademisi, dan pengamat ekonomi yang aktif memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

HALLONEWS.ID – Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang, sosok ekonom yang mampu menjembatani dunia akademik, pasar keuangan, dan kebijakan publik menjadi semakin dibutuhkan.
Salah satu nama yang cukup dikenal dalam bidang tersebut adalah Lucky Bayu Purnomo.
Lucky Bayu Purnomo merupakan ekonom, praktisi pasar modal, analis investasi, sekaligus akademisi yang telah berkiprah lebih dari dua dekade di industri keuangan Indonesia.
Berbekal pengalaman panjang di sektor perbankan, investasi, dan pasar modal, ia dikenal aktif menyampaikan berbagai analisis terkait perkembangan ekonomi nasional maupun global.
Pria yang menyandang gelar Dr. Lucky Bayu Purnomo, S.E., M.E., CSA., CTA., CPS. ini mengawali karier profesionalnya sebagai trader dan analis pasar keuangan.
Seiring perjalanan waktu, ia menempati berbagai posisi strategis di sektor jasa keuangan, termasuk pernah menjabat sebagai Vice President di Bank Mandiri dan Danareksa.
Selain berkiprah di dunia korporasi, Lucky juga aktif dalam berbagai organisasi dan lembaga profesional. Ia pernah dipercaya menjadi Komisaris WGS Ventures, Dewan Pakar Keuangan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia, serta Ketua Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Pasar Modal Indonesia.
Dalam lingkup pemerintahan, pemikiran dan kajian ekonominya juga pernah menjadi bagian dari berbagai forum strategis yang melibatkan lembaga negara, termasuk Dewan Pertimbangan Presiden, Kantor Staf Presiden, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Perindustrian.
Tak hanya dikenal sebagai praktisi, Lucky juga aktif sebagai akademisi dan pengajar di sejumlah perguruan tinggi maupun lembaga profesi.
Ia kerap menjadi dosen, pembicara, serta narasumber dalam berbagai seminar ekonomi, investasi, dan pasar modal.
Dalam berbagai pandangannya, Lucky menekankan pentingnya memperkuat pasar modal sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan nasional.
Menurutnya, pasar modal harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan investasi dan pertumbuhan sektor riil yang berkelanjutan.
Ia juga termasuk ekonom yang konsisten mendorong hilirisasi industri, pengembangan ekonomi hijau (green economy), transformasi digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Bagi Lucky, masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan bangsa dalam membangun inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat ekosistem investasi yang sehat.
Dengan pengalaman sebagai praktisi keuangan, akademisi, pengamat ekonomi, serta kontributor pemikiran di berbagai lembaga, Lucky menjadi salah satu ekonom yang pandangannya kerap menjadi rujukan dalam membaca arah perkembangan ekonomi nasional maupun global. (agn)
