Awas Macet! Gerbang Tol Tomang Ditutup Mulai 24 Juli 2026, Ini Jalur Alternatifnya
Gerbang Tol Tomang ditutup sementara mulai 24 Juli hingga 9 Agustus 2026 akibat rekonstruksi jalan. Pengendara diminta menyesuaikan rute perjalanan.

HALLONEWS.ID – Pengguna ruas Tol Dalam Kota perlu mengatur kembali jadwal perjalanan.
Jasa Marga akan menutup sementara Gerbang Tol (GT) Tomang pada waktu tertentu mulai 24 Juli hingga 9 Agustus 2026 untuk mendukung pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan.
“Penutupan dilakukan secara bertahap setiap Jumat pukul 21.30 WIB hingga Minggu pukul 05.00 WIB, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan,” kata Senior Manager Representative Office 2 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Amri Sanusi, Kamis (23/7/2026).
Menurut dia, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala guna menjaga kualitas jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Ruas Tol Dalam Kota merupakan salah satu jalur utama menuju kawasan bisnis Jakarta dengan volume kendaraan yang tinggi. Karena itu, perbaikan perkerasan jalan dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas.
Jadwal Pekerjaan
Pada tahap awal, rekonstruksi akan dilakukan di beberapa titik di Gerbang Tol Tomang dan Ramp B Simpang Susun Tomang arah Cawang dengan jadwal sebagai berikut:
– Gardu 03 Gerbang Tol Tomang: Jumat, 24 Juli 2026, pukul 21.30 WIB hingga Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 05.00 WIB.
– Gardu 04 Gerbang Tol Tomang: Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 21.30 WIB hingga Minggu, 26 Juli 2026, pukul 05.00 WIB.
– Lajur 1 dan 2 Ramp B Simpang Susun Tomang arah Cawang: Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 21.30 WIB hingga Minggu, 26 Juli 2026, pukul 05.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, kata dia, Gerbang Tol Tomang akan ditutup sementara berdasarkan diskresi kepolisian. Untuk mengurangi kepadatan, Jasa Marga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Pengendara dari arah Tangerang yang menuju Cawang melalui Tol Dalam Kota diarahkan keluar di Exit Tomang, melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri, kemudian masuk kembali ke jalan tol melalui Gerbang Tol Slipi 2,” ucapnya.
Sementara pengguna jalan yang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta diminta keluar di Exit Tomang dan melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri sebelum kembali masuk melalui Gerbang Tol Jelambar 1.
Jasa Marga menyatakan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pemasangan rambu peringatan, pengaturan arus lalu lintas, hingga koordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR), PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dan instansi terkait. (dul)
