Gebyar Pesilat Meriahkan HJB ke-544, Ratusan Pendekar Padati Lapangan Sempur Bogor
Ratusan pesilat tampil dalam Gebyar Pesilat di Lapangan Sempur Kota Bogor untuk memeriahkan Hari Jadi ke-544 Bogor dan melestarikan budaya pencak silat

HALLONEWS.ID – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat memadati Lapangan Sempur, Kota Bogor.
Kegiatan Gebyar Pesilat yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026.
Sejak pukul 06.00 WIB, para peserta mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Mereka mengenakan jaket penutup atribut perguruan sebelum mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di salah satu ruang terbuka ikonik Kota Bogor tersebut.
Sebanyak 21 perguruan pencak silat turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Beberapa di antaranya adalah Rajawali yang menurunkan sekitar 100 pesilat, KKI dengan 90 peserta, serta perguruan lainnya seperti IKSPI Kera Sakti dan Pancassera.
Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta memasuki area lapangan pada pukul 07.00 WIB.
Mereka membawa bendera masing-masing perguruan yang diiringi alunan musik tradisional Padungdung. Barisan pesilat kemudian membentuk formasi rapi menghadap tiang bendera utama, menciptakan pemandangan yang memukau para penonton.
Atraksi utama berlangsung saat para pesilat menampilkan gerakan jurus secara serempak di bawah koordinasi Kang Usa selaku Koordinator Lapangan.
Ribuan gerakan silat ditampilkan secara harmonis mengikuti irama musik Sabilulungan yang mengiringi pertunjukan.
Selain jurus massal, peserta juga memperagakan Transisi Kabogoran dan Gerak Massal Kabogoran yang menjadi salah satu identitas budaya lokal Bogor.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menyaksikan langsung di lokasi.
Usai demonstrasi pencak silat, seluruh peserta kembali membentuk barisan dengan tertib sebelum mengikuti agenda berikutnya, yakni sambutan dari Ketua IPSI, Ketua PPSI, dan Wali Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pencak silat yang terus menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan membentuk karakter generasi muda.
“Pemerintah Kota Bogor berharap kegiatan seperti Gebyar Pesilat dapat terus menjadi wadah silaturahmi antarperguruan sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berprestasi, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap budaya daerah serta tanah air,” kata Dedie Rachim dikutip wartawan media ini Senin (15/6/2026).
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan peserta, pelatih, dan jajaran pejabat daerah sekitar pukul 08.00 WIB.
Kegiatan resmi berakhir pada pukul 08.20 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif.
Keberhasilan penyelenggaraan Gebyar Pesilat HJB ke-544 menjadi bukti bahwa pencak silat masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat.
Antusiasme peserta dari berbagai usia menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian seni budaya Sunda sekaligus memperkuat nilai persaudaraan antarperguruan di Kota Bogor. (opy)
