Peringatan World Elder Abuse Awareness Day 2026, Momentum Tingkatkan Perlindungan terhadap Lansia
World Elder Abuse Awareness Day yang diperingati setiap 15 Juni menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi lansia dari berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, dan diskriminasi.

HALLONEWS.ID – Setiap 15 Juni, masyarakat dunia memperingati World Elder Abuse Awareness Day atau Hari Kesadaran Kekerasan terhadap Lansia Sedunia.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan dan kesejahteraan kelompok lanjut usia (lansia) yang masih rentan mengalami berbagai bentuk kekerasan maupun penelantaran.
Lansia merupakan bagian dari masyarakat yang berhak memperoleh penghormatan, perlindungan, serta perawatan yang layak.
Namun, berbagai kasus kekerasan terhadap lansia masih ditemukan di sejumlah negara, baik dalam bentuk kekerasan fisik, emosional, finansial, maupun tindakan penelantaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari National Today, World Elder Abuse Awareness Day bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan melindungi lansia dari perlakuan yang merugikan serta berbagai bentuk diskriminasi yang dapat mengganggu kualitas hidup mereka.
Peringatan ini secara resmi diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2011.
Sejak saat itu, peringatan tersebut menjadi agenda global untuk menyoroti tantangan yang dihadapi lansia sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung bagi kelompok usia lanjut.
Kekerasan terhadap lansia sering kali tidak terungkap karena korban merasa takut, malu, atau tidak memiliki akses yang memadai untuk mencari bantuan.
Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan dan penanganan membutuhkan perhatian bersama dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.
Selain mengangkat isu kekerasan, World Elder Abuse Awareness Day juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami kebutuhan lansia yang terus berkembang seiring bertambahnya usia.
Dukungan dari lingkungan sekitar dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan mereka.
Di berbagai negara, peringatan ini diisi dengan beragam kegiatan seperti kampanye edukasi, seminar, diskusi publik, hingga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak lansia.
Melalui kegiatan tersebut, publik diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah segala bentuk kekerasan terhadap kelompok rentan tersebut.
Meningkatnya jumlah populasi lansia di dunia menjadikan isu perlindungan terhadap mereka semakin relevan untuk mendapat perhatian.
Kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi langkah penting dalam menciptakan kehidupan yang aman, bermartabat, dan penuh penghargaan bagi para lansia.
World Elder Abuse Awareness Day menjadi pengingat bahwa setiap lansia berhak menjalani masa tua dengan rasa aman, memperoleh penghormatan, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan dan penelantaran.
Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin peduli dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang ramah bagi lansia. (opy)
