3.588 Personel Gabungan Turun ke Jalan, Ada Apa di DPR Hari Ini?

Sebanyak 3.588 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo di DPR dan sejumlah titik di Jakarta. Polisi menegaskan pengamanan dilakukan secara humanis tanpa senjata api.

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00 WIB
3.588 Personel Gabungan Turun ke Jalan, Ada Apa di DPR Hari Ini?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Foto: Humas Polda Metro Jaya for Hallonews

HALLONEWS.ID – Sebanyak 3.588 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa, Senin (15/6/2026). Pengamanan difokuskan di beberapa titik strategis, termasuk Gedung DPR/MPR RI yang diperkirakan menjadi lokasi berkumpulnya ratusan massa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel ydikerahkan berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga jajaran polres penyangga.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib. Tentunya dengan humanis,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Menurut Budi, sekitar 300 hingga 400 peserta aksi diperkirakan akan menggelar demonstrasi di depan kompleks parlemen di Senayan.

Selain di DPR, pengamanan juga dilakukan di kawasan Silang Monas dengan estimasi 40 hingga 70 peserta aksi, Bundaran HI dan Dukuh Atas sekitar 100 orang, serta di sekitar kantor Badan Gizi Nasional (BGN) dengan perkiraan 50 peserta.

Polda Metro Jaya menegaskan seluruh personel telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama mengawal jalannya demonstrasi. Aparat juga diinstruksikan agar tidak mudah terpancing provokasi di lapangan.

Selain itu, kepolisian memastikan pengamanan dilakukan tanpa membawa senjata api. Fokus utama petugas adalah menjaga keamanan, keselamatan peserta aksi, dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi unjuk rasa.

Polisi juga mengimbau para demonstran untuk menyampaikan aspirasi secara damai, menjaga ketertiban umum, tidak merusak fasilitas publik, serta memperhatikan kelancaran lalu lintas agar aktivitas warga tetap berjalan normal.

Dengan adanya beberapa titik aksi yang berlangsung pada waktu hampir bersamaan, masyarakat yang hendak melintasi kawasan DPR, Monas, Bundaran HI, dan Dukuh Atas disarankan mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dan mempertimbangkan penggunaan rute alternatif. (dul)