Koalisi Masyarakat Peduli MBG Desak Audit Total BGN, Nanik S Deyang Jadi Sasaran Tuntutan

Koalisi Masyarakat Peduli MBG menggelar aksi di DPR, mendesak audit total BGN dan evaluasi kepemimpinan Kepala BGN Nanik S Deyang

Senin, 15 Juni 2026 - 18:30 WIB
Koalisi Masyarakat Peduli MBG Desak Audit Total BGN, Nanik S Deyang Jadi Sasaran Tuntutan
Hallonews/Agung Nugroho foto: Massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli MBG berunjuk rasa menuntut audit total MBG.

HALLONEWS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Sejumlah massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli MBG menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI dengan membawa tuntutan agar dilakukan audit menyeluruh terhadap Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam aksi tersebut, para demonstran meminta Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI turun tangan mengevaluasi tata kelola lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program MBG tersebut.

Perwakilan Koalisi Masyarakat Peduli MBG, Fikri, dalam orasinya menyampaikan desakan agar dilakukan audit menyeluruh terhadap BGN, termasuk evaluasi terhadap kepemimpinan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.

“Kami meminta kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Komisi IX DPR RI untuk melakukan audit kembali serta evaluasi secara total terhadap Badan Gizi Nasional,” ujar Fikri di depan kompleks parlemen, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dalam orasinya, massa juga menyampaikan tuntutan agar dilakukan evaluasi terhadap posisi Kepala BGN. Mereka menilai perlu ada langkah tegas untuk memastikan tata kelola program MBG berjalan transparan dan akuntabel.

Koalisi tersebut mengklaim adanya dugaan persoalan dalam pengelolaan program yang menurut mereka perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat maupun lembaga pengawas yang berwenang.

“Kami melihat adanya indikasi-indikasi yang harus ditelusuri dan menjadi perhatian pemerintah,” kata Fikri.

Selain meminta audit, massa juga mendesak Komisi IX DPR RI membentuk panitia khusus (Pansus) guna mengkaji berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan BGN.

Koordinator Lapangan Koalisi Masyarakat Peduli MBG, Muhamad Hamen, mengatakan pembentukan Pansus diperlukan untuk mengevaluasi tata kelola kelembagaan, termasuk kebijakan pengisian sejumlah posisi strategis di tubuh BGN.

“Kami meminta Komisi IX DPR RI membentuk pansus untuk mengevaluasi berbagai persoalan di Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Aksi tersebut diikuti oleh massa yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Jakarta dan Universitas Bung Karno. Berdasarkan pantauan di lokasi, jumlah peserta aksi tidak mencapai ratusan orang.

Para demonstran membawa berbagai spanduk dan poster berisi kritik terhadap tata kelola BGN, termasuk poster bergambar Kepala BGN dengan sejumlah tulisan bernada protes.

Aksi berlangsung di depan kompleks DPR/MPR RI dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga kegiatan berakhir, massa tetap menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan DPR melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta tata kelola Badan Gizi Nasional.

Koalisi berharap langkah audit dan evaluasi dapat menjadi upaya memperkuat akuntabilitas pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. (agn)