Pengenalan Budaya Sejak Dini Dinilai Efektif Jaga Warisan Daerah
Pengenalan seni dan budaya kepada anak sejak usia dini dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah sekaligus membentuk karakter generasi muda.

HALLONEWS.ID – Pelestarian budaya daerah membutuhkan proses regenerasi yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah mengenalkan seni dan budaya kepada anak-anak sejak usia dini agar tumbuh rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa.
Pimpinan Sanggar Seni Budaya Nusantara Studio, Nenden Banuriah, menegaskan bahwa pembinaan budaya kepada generasi muda harus dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, anak-anak memiliki kemampuan yang baik untuk mempelajari berbagai bentuk seni dan budaya apabila mendapatkan bimbingan yang tepat.
Nenden mengungkapkan, peserta didik di sanggar yang dipimpinnya berasal dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak berusia tiga tahun. Ketertarikan mereka terhadap seni budaya umumnya muncul setelah melihat teman-teman sebaya tampil dalam berbagai pertunjukan.
“Anak-anak yang masih sangat kecil pun bisa tertarik belajar setelah melihat teman-temannya tampil. Dari situ mereka mulai mengenal dan menyukai seni budaya,” ujar Nenden, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni budaya tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian tradisi. Aktivitas tersebut juga berperan dalam membentuk karakter, meningkatkan rasa percaya diri, melatih kedisiplinan, serta mengembangkan kemampuan berekspresi.
Menurut Nenden, tidak sedikit anak usia lima tahun yang mampu menampilkan ekspresi dan gerakan seni yang umumnya dimainkan oleh orang dewasa.
Kemampuan tersebut menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
Lebih lanjut, ia menilai keberlangsungan budaya sangat bergantung pada proses pewarisan nilai dan tradisi kepada generasi penerus.
Karena itu, peran keluarga dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam mendekatkan anak-anak dengan budaya daerah.
Nenden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
“Budaya harus terus dikenalkan kepada generasi muda. Jika tidak dijaga bersama, warisan budaya yang kita miliki bisa semakin ditinggalkan,” katanya.
Ia berharap masyarakat Kabupaten Bogor semakin aktif mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya. Dengan regenerasi yang berjalan secara berkesinambungan, warisan budaya daerah diharapkan tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang. (opy)
