BNN Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Hentikan Stigma terhadap Mantan Pengguna Narkoba
BNN Kabupaten Bogor menegaskan pentingnya dukungan keluarga dan masyarakat dalam proses pemulihan mantan pengguna narkoba. Stigma negatif dinilai menjadi salah satu hambatan terbesar untuk kembali hidup produktif.

HALLONEWS.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada mantan pengguna narkoba yang tengah menjalani proses pemulihan.
Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting untuk membantu mereka kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.
Perawat Terampil BNN Kabupaten Bogor, Khairunnisa Fajrin, mengatakan proses pemulihan penyalahgunaan narkoba tidak hanya bergantung pada rehabilitasi medis dan sosial.
Menurutnya, keberhasilan pemulihan juga sangat dipengaruhi oleh penerimaan serta dukungan dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Khairunnisa menjelaskan bahwa stigma dan diskriminasi masih menjadi tantangan yang sering dihadapi mantan pengguna narkoba setelah menjalani rehabilitasi.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental mereka dan meningkatkan risiko terjadinya kekambuhan.
“Keluarga menjadi benteng pertama bagi klien dalam menghadapi stigma yang beredar di masyarakat karena stigma terhadap penyalahguna narkoba di masyarakat masih cenderung negatif,” ujar Khairunnisa dikutip wartawan media ini Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, stigma kerap muncul dalam bentuk penilaian buruk, pengucilan sosial, hingga anggapan bahwa mantan pengguna tidak mampu berubah.
Akibatnya, sebagian dari mereka kehilangan kepercayaan diri, merasa minder, dan enggan kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Menurut Khairunnisa, keluarga memiliki peran strategis dalam mendukung proses pemulihan.
Bentuk dukungan dapat dilakukan melalui komunikasi yang terbuka, sikap empati, serta memberikan ruang bagi mantan pengguna untuk memperbaiki diri tanpa terus-menerus diingatkan pada kesalahan masa lalu.
“Klien membutuhkan dukungan emosional dari keluarga agar mereka merasa diterima dan memiliki tujuan hidup yang baru,” katanya.
Selain memperkuat peran keluarga, BNN Kabupaten Bogor juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman mengenai proses pemulihan penyalahgunaan narkoba.
Edukasi tersebut bertujuan mengurangi stigma dan mendorong masyarakat untuk memberikan kesempatan bagi mantan pengguna yang berkomitmen menjalani hidup yang lebih baik.
“Kami sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap penyalahguna. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk memiliki tujuan hidup yang baru dan semangat hidup yang baru,” ungkapnya.
BNN Kabupaten Bogor berharap masyarakat dapat lebih terbuka dalam menerima mantan pengguna narkoba yang telah menjalani rehabilitasi.
Dengan dukungan keluarga, lingkungan yang positif, serta berkurangnya stigma sosial, peluang keberhasilan pemulihan akan semakin besar dan mereka dapat kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (opy)
