Setahun ke Depan, Zulhas Pasang Target Besar: Swasembada Pangan hingga Benahi Tata Kelola Koperasi

Upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan masih menjadi pekerjaan utama. Program perluasan lahan pertanian melalui pencetakan sawah baru akan terus didorong guna menjaga ketersediaan pangan nasional dalam jangka panjang.

Senin, 22 Juni 2026 - 21:07 WIB
Setahun ke Depan, Zulhas Pasang Target Besar: Swasembada Pangan hingga Benahi Tata Kelola Koperasi
Menko Pangan Zulkifli Hasan memasang target besar swasembada pangan dalam satu tahun mendatang. Foto: Kemenko Pangan for Hallonews

HALLONEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap sejumlah agenda prioritas yang akan menjadi fokus pemerintah dalam satu tahun mendatang.

Selain memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga, pemerintah juga akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis yang selama ini menjadi perhatian publik.

Menurut Zulhas, upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan masih menjadi pekerjaan utama.

Program perluasan lahan pertanian melalui pencetakan sawah baru akan terus didorong guna menjaga ketersediaan pangan nasional dalam jangka panjang.

Tak hanya sektor pangan, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah yang dinilai masih membutuhkan penanganan lebih komprehensif.

Isu tersebut masuk dalam daftar prioritas yang akan dibenahi secara bertahap dalam periode mendatang.

Selain itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola koperasi.

Ia menilai pengelolaan koperasi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar penggunaan anggaran yang bersumber dari masyarakat dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Zulhas juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dan penguatan pengawasan dalam berbagai program pemerintah.

Menurutnya, aspek tata kelola yang baik menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kebijakan di sektor pangan maupun ekonomi kerakyatan.

Di samping itu, penyelesaian persoalan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) turut menjadi fokus utama.

Pemerintah berupaya memastikan lahan sawah produktif tetap terlindungi dari alih fungsi agar kapasitas produksi pangan nasional tidak terganggu di masa depan.

Dengan sederet agenda tersebut, Zulhas mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun ia optimistis berbagai target strategis itu dapat diwujudkan melalui koordinasi lintas kementerian dan dukungan seluruh pemangku kepentingan. (agn)