Gas Bocor Picu Kebakaran Tiga Ruko di Ciomas Bogor, Tak Ada Korban Jiwa
Tiga ruko di Ciomas Rahayu, Kabupaten Bogor, terbakar akibat dugaan kebocoran gas di ruko ayam geprek. Api merembet ke toko alat kesehatan dan laundry, tanpa menimbulkan korban jiwa

HALLONEWS.ID – Kebakaran melanda tiga unit ruko di wilayah Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (25/6/2036). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas dari salah satu ruko yang menjual ayam geprek.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.50 WIB.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, sumber api diduga berasal dari kebocoran tabung gas di ruko ayam geprek.
“Objek yang terbakar tiga bangunan ruko. Sumber api atau penyebab kebakaran diduga karena kebocoran gas,” ujar Yudi dalam keterangannya, Kamis (25/6/2036).
Menurut Yudi, sebelum api membesar, karyawan ruko sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan handuk. Namun, usaha tersebut tidak berhasil sehingga api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Kobaran api kemudian dengan cepat melahap ruko ayam geprek dan merembet ke dua bangunan di sampingnya, yakni toko alat kesehatan dan usaha _laundry._
“Api membesar dan merembet ke ruko sebelah, yaitu toko alat kesehatan dan _laundry_ yang berada di samping ruko ayam geprek,” katanya.
Warga yang melihat kejadian itu segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.
Setelah menerima laporan, sejumlah personel Damkar Kota Bogor langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pendinginan.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, termasuk adanya ledakan kecil yang diduga berasal dari gas serta kondisi struktur bangunan yang rapuh.
Beberapa bagian atap bangunan bahkan sempat roboh saat proses pemadaman berlangsung.
“Pada saat penanganan terjadi ledakan kecil akibat gas. Selain itu, struktur partisi bangunan yang rapuh membuat beberapa material atap sempat roboh,” jelas Yudi.
Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Yudi menambahkan, proses penanganan kebakaran berlangsung selama hampir dua jam hingga api benar-benar berhasil dipadamkan.
“Situasi akhir, api berhasil dipadamkan. Waktu penanganan sekitar satu jam 57 menit,” pungkasnya. (opy)
