Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov Jabar
Wali Kota Bogor membuka Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026 yang diikuti 316 atlet muda sebagai ajang pembinaan dan seleksi menuju Porprov Jawa Barat

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Bogor Tahun 2026 yang digelar di Hall B GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor. Kejuaraan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 ini diikuti 316 atlet muda dari 27 klub bulutangkis se-Kota Bogor.
Para peserta yang bertanding berasal dari kelompok usia 6 hingga 17 tahun. Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini sekaligus wadah untuk menjaring bibit-bibit unggul bulutangkis Kota Bogor.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa Kejurkot merupakan momentum penting bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah mental bertanding.
“Kejuaraan ini menjadi ajang bagi para atlet muda untuk membuktikan kemampuan. Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang, saya yakin akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Bogor di berbagai tingkat kompetisi,” ujarnya dikutip wartawan media ini Selasa (30/6/2026).
Dedie menegaskan, pembinaan atlet sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak prestasi olahraga yang berkelanjutan.
Melalui kompetisi seperti Kejurkot, pemerintah bersama organisasi olahraga dapat memantau perkembangan atlet sekaligus menyiapkan regenerasi bagi cabang olahraga bulutangkis.
Sementara itu, Ketua PBSI Kota Bogor, Muzakir, mengatakan Kejurkot 2026 juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ia mengungkapkan, PBSI Kota Bogor menargetkan raihan dua medali emas pada ajang Porprov mendatang.
Untuk mencapai target tersebut, atlet-atlet yang tampil sebagai juara di Kejurkot akan menjalani pembinaan lanjutan dan mengikuti berbagai turnamen di tingkat regional maupun nasional.
“Para juara Kejurkot akan menjadi bagian dari proses seleksi menuju Porprov. Mereka akan terus dibina melalui program latihan dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan agar memiliki pengalaman bertanding yang lebih matang,” kata Muzakir.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, menambahkan bahwa Kejurkot Bulutangkis 2026 menjadi langkah awal dalam membentuk kekuatan tim Kota Bogor untuk menghadapi Porprov Jawa Barat.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat kontingen Kota Bogor sekaligus membantu mewujudkan target prestasi KONI Kota Bogor pada Porprov 2026 dengan semangat “Bogor 100 Menyala Terus”. (opy)
