Seleksi Taruna Akpol 2026 Masuki Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Peserta
Seleksi Taruna Akpol 2026 memasuki tahap akhir. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin pemeriksaan penampilan terhadap 404 calon taruna dan taruni di Akpol Semarang.

HALLONEWS.ID– Proses seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 memasuki tahapan akhir. Sebanyak 404 calon taruna dan taruni mengikuti pemeriksaan penampilan (rikpil) yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026).
Pemeriksaan penampilan berlangsung selama dua hari, 24–25 Juli 2026, sebagai bagian dari evaluasi akhir Panitia Pusat Seleksi Taruna Akpol sebelum penetapan peserta yang dinyatakan lulus.
Dalam arahannya, Dedi menegaskan bahwa proses seleksi bukan sekadar mencari peserta dengan kemampuan akademik dan fisik terbaik, tetapi juga calon perwira Polri yang memiliki integritas, karakter kuat, kepedulian terhadap masyarakat, serta jiwa kepemimpinan.
“Masa depan Polri akan sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus disiapkan. Kita tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan keberanian memimpin perubahan,” ujar Dedi.
Menurutnya, pemeriksaan penampilan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi sebelumnya telah menghasilkan kandidat yang memenuhi standar sebagai calon perwira Polri.
Ia menjelaskan, rikpil tidak hanya menilai aspek fisik peserta, melainkan menjadi evaluasi menyeluruh terhadap hasil seleksi yang telah dilalui sejak tingkat panitia daerah hingga panitia pusat.
“Rikpil bukan sekadar melihat penampilan fisik, tetapi memastikan seluruh hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon taruna yang akan dididik menjadi perwira Polri,” katanya.
Sebelum mengikuti pemeriksaan penampilan, seluruh peserta telah menjalani rangkaian seleksi yang ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, tes psikologi, hingga pendalaman mental dan kepribadian (PMK) di tingkat panitia daerah yang dilaksanakan oleh 36 Biro SDM Polda di seluruh Indonesia.
Peserta yang lolos dari seleksi tingkat daerah kemudian mengikuti seleksi lanjutan di Akademi Kepolisian, Semarang, dengan kembali menjalani berbagai tahapan pengujian sebagai bagian dari proses seleksi nasional.
Data Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri mencatat sebanyak 404 peserta mengikuti pemeriksaan penampilan, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni.
Selain Wakapolri, proses penilaian juga melibatkan sejumlah pejabat utama Polri, yakni Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.
Tahap pemeriksaan penampilan menjadi penentu akhir sebelum peserta yang memenuhi seluruh persyaratan ditetapkan sebagai Taruna Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. (min)
