Alia Noorayu Ajak Warga Jakarta Pilah Sampah dari Rumah, Bank Sampah Jadi Solusi Masa Depan

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono mengajak warga memilah sampah dari rumah dan mengoptimalkan Bank Sampah sebagai solusi menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi sirkular.

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:05 WIB
Alia Noorayu Ajak Warga Jakarta Pilah Sampah dari Rumah, Bank Sampah Jadi Solusi Masa Depan
Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan

HALLONEWS.ID – Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi persoalan sampah yang terus membebani Ibu Kota.

Ajakan tersebut disampaikan Alia saat kegiatan serap aspirasi (reses) DPRD DKI Jakarta di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan program Bank Sampah sebagai gerakan bersama yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Alia menilai Jakarta tidak bisa lagi mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sebagai satu-satunya solusi pengelolaan sampah.

Dengan produksi sampah yang mencapai ribuan ton per hari, perubahan pola pengelolaan harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga.

“Masyarakat memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mengurangi volume sampah. Kebiasaan memilah sampah organik, anorganik, maupun sampah yang masih memiliki nilai ekonomi harus menjadi budaya baru di Jakarta,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, Bank Sampah bukan sekadar tempat menampung sampah daur ulang, melainkan bagian dari pengembangan ekonomi sirkular.

Sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam dapat ditukar menjadi tabungan maupun berbagai bentuk insentif yang bermanfaat bagi warga.

“Keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” kata Alia.

“Edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini,” tambahnya.

Selain itu, Alia mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga perangkat wilayah untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan Bank Sampah di seluruh Jakarta.

Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta yang mewakili masyarakat Jatinegara, Duren Sawit, dan Kramat Jati, Alia memastikan akan terus mengawal kebijakan serta penganggaran yang berpihak pada pengelolaan sampah berkelanjutan.

Ia berharap fasilitas Bank Sampah semakin mudah diakses masyarakat sehingga semakin banyak warga yang terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Bila setiap rumah mulai memilah sampah, dampaknya akan sangat besar bagi Jakarta. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh warga demi mewujudkan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkas Alia. (fer)