Pertumbuhan Ekonomi, Mujiyono: Harus Dirasakan Masyarakat Kecil
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menegaskan pertumbuhan ekonomi Jakarta harus dirasakan masyarakat kecil dan diimbangi pemerataan kesejahteraan.

HALLONEWS.ID – DPRD DKI Jakarta mengingatkan pemerintah provinsi agar tidak hanya fokus pada capaian pertumbuhan ekonomi. Namun, perlu memastikan manfaat pembangunan secara merata bagi seluruh warga.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,59 persen dan realisasi investasi yang mencapai Rp270 triliun merupakan capaian positif.
Akan tetapi, tingginya ketimpangan sosial dan ekonomi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
“Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan masyarakat kecil, bukan hanya kelompok tertentu,” ujar Mujiyono di Gedung DPRD DKI Jakarta, pada Rabu (24/6/2026).
Menurut dia, Rasio Gini (indikator statistik yang mengukur tingkat ketimpangan pengeluaran atau pendapatan penduduk secara menyeluruh) Jakarta masih berada di angka 0,44.
Hal itu menunjukkan kesenjangan ekonomi masih menjadi tantangan serius. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan semata. Namun, pemerataan kesejahteraan.
Meski demikian, Mujiyono mengapresiasi kinerja Pemprov DKI yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
“Di tengah kondisi dunia yang tidak menentu, Jakarta tetap tumbuh. Ini patut diapresiasi,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Ia juga mendukung langkah Pemprov DKI mempertahankan program-program sosial dan Pendidikan. Seperti KJP Plus, KJMU, pemutihan ijazah, serta perluasan sekolah swasta gratis.
Kebijakan tersebut, tambah Mujiyono, penting untuk menjaga akses Pendidikan. Sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta di masa depan.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan Jakarta,” tukas dia. (ADV)
