Pemkab Bogor Siapkan Jalur Kereta Baru, Kawasan Puncak hingga Jasinga Jadi Prioritas

Pemkab Bogor merencanakan pengembangan transportasi berbasis rel di kawasan selatan dan barat. Jalur Gadog-Puncak, Jasinga-Tenjo, dan Parung Panjang-Jasinga disiapkan untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:51 WIB
Pemkab Bogor Siapkan Jalur Kereta Baru, Kawasan Puncak hingga Jasinga Jadi Prioritas
Bupati Bogor memimpin rapat membahas pembangunan rel kereta di jalur puncak. (Foto: Hallonews/Pemkab Bogor)

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan langkah besar dalam pengembangan transportasi publik berbasis rel sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama adalah rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan kawasan Gadog dengan Rest Area Puncak.

Jalur tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan wisata Puncak.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan rencana tersebut telah dibahas bersama pihak Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (22/6/2026).

Menurut Rudy, pembangunan jalur rel menuju Puncak tidak hanya bertujuan memperlancar akses wisatawan, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas wilayah selatan Kabupaten Bogor.

Selain koridor Gadog-Puncak, Pemkab Bogor juga merancang pengembangan jaringan perkeretaapian di wilayah barat melalui koridor Jasinga-Tenjo dan Parung Panjang-Jasinga.

Kehadiran jalur tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan ekonomi baru.

“Pengembangan koridor perkeretaapian Jasinga-Tenjo dan Parung Panjang-Jasinga merupakan bagian dari upaya memperkuat kawasan ekonomi baru, meningkatkan mobilitas masyarakat komuter, serta mendukung pengembangan aglomerasi wilayah di bagian barat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy dikutip wartawan media ini Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pengembangan transportasi berbasis rel merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Karena itu, setiap rencana pembangunan akan didukung oleh kajian yang komprehensif agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan semakin baiknya konektivitas antarwilayah, Pemkab Bogor berharap peluang investasi akan semakin terbuka, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat, serta kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Pemkab Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan guna merealisasikan sistem transportasi modern yang mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Pengembangan jaringan kereta api ini dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadapi pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi Kabupaten Bogor yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dengan transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan ramah lingkungan, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. (opy)