Arsenal Terpeleset di Kandang Brentford, Keunggulan di Puncak Klasemen Terancam!
Arsenal hanya bermain imbang 1-1 melawan Brentford dan gagal menjauh dari Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris. Gol Noni Madueke dibalas Keane Lewis-Potter.

HALLONEWS.ID – Arsenal membuang peluang emas untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Inggris setelah ditahan imbang 1-1 oleh Brentford dalam laga sengit di London barat.
Hasil ini membuat persaingan gelar semakin panas, terutama setelah Manchester City meraih kemenangan sehari sebelumnya.
Datang dengan misi memperlebar jarak jadi enam poin, The Gunners justru harus puas hanya menambah satu angka. Keunggulan mereka di puncak kini terasa rapuh, dengan tekanan dari City yang terus membayangi.
Arsenal tampil kurang menggigit di 45 menit pertama. Meski sempat mengancam lewat situasi sepak pojok, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Sebaliknya, Brentford justru tampil lebih berani. Peluang emas datang dari Igor Thiago yang menyundul bola dari jarak dekat, tetapi kiper David Raya melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap imbang tanpa gol.
Melihat performa yang kurang meyakinkan, Mikel Arteta melakukan perubahan cepat dengan memasukkan Martin Odegaard lebih awal untuk menambah kreativitas di lini tengah.
Perubahan tersebut mulai menunjukkan dampak di babak kedua. Arsenal tampil lebih agresif dan akhirnya memecah kebuntuan lewat peluang pertama mereka yang mengarah ke gawang.
Noni Madueke mencetak gol pembuka melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan silang keras dari sisi kiri. Gol tersebut sempat memberi harapan bahwa Arsenal akan pulang dengan tiga poin penting. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.
Brentford tak kehilangan semangat setelah tertinggal. Tekanan mereka meningkat, terutama melalui bola-bola mati dan lemparan jauh yang menjadi senjata utama.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta dari situasi tersebut. Lemparan jauh disambut sundulan di tiang dekat sebelum bola jatuh ke arah Keane Lewis-Potter, yang berhasil mengungguli Odegaard dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Brentford bahkan hampir membalikkan keadaan. Igor Thiago mendapatkan peluang emas saat berhadapan satu lawan satu, namun tekel krusial Cristhian Mosquera menyelamatkan Arsenal dari kebobolan kedua.
Declan Rice juga melakukan blok penting di menit-menit akhir untuk menggagalkan serangan balik cepat tuan rumah. Di sisi lain, Arsenal memiliki peluang melalui Gabriel Martinelli, tetapi gagal dimaksimalkan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Usai pertandingan, Mikel Arteta mengakui timnya kehilangan ketenangan setelah kebobolan.
“Kami memulai babak kedua dengan sangat baik. Tapi setelah mereka mencetak gol, kami kurang tenang dalam mengontrol permainan dan terlalu banyak memberikan bola mati,” ujar Arteta.
Ia juga menyoroti kurangnya disiplin dan sapuan bola yang tidak bersih sehingga memberi Brentford kesempatan menciptakan peluang dari situasi bola mati.
“Kami harus tampil maksimal di setiap pertandingan jika ingin terus bersaing. Terkadang Anda juga membutuhkan sedikit keberuntungan,” tambahnya. (wib)
