Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0 di Semifinal Copa del Rey, VAR Delapan Menit Warnai Laga

Atletico Madrid menghancurkan Barcelona 4-0 di leg pertama semifinal Copa del Rey. VAR delapan menit anulir gol Barca, Eric Garcia dikartu merah.

Jumat, 13 Februari 2026 - 7:10 WIB
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0 di Semifinal Copa del Rey, VAR Delapan Menit Warnai Laga
Julian Alvarez berhasil mencetak gol ketiga Atletico Madrid ke gawang Barcelona. (IG Atletico Madrid)

HALLONEWS.ID – Atletico Madrid tampil menggila di babak pertama dan menghancurkan pemuncak klasemen La Liga, Barcelona, dengan skor telak 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Jumat (13/2/2026).

Kemenangan meyakinkan tim asuhan Diego Simeone ini membuat peluang mereka melangkah ke final terbuka lebar jelang leg kedua.

Pertandingan yang digelar di kandang Atletico tersebut jadi malam yang penuh mimpi buruk bagi Barcelona. Selain kebobolan empat gol di paruh pertama, Blaugrana juga harus menerima kenyataan pahit ketika gol mereka di babak kedua dianulir setelah tinjauan VAR selama delapan menit.

Atletico langsung menekan sejak awal laga. Gol pembuka tercipta lewat situasi yang tak terduga. Umpan balik Eric Garcia kepada kiper Joan Garcia justru bergulir di bawah kaki sang penjaga gawang dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu menjadi titik awal kehancuran Barcelona.

Hanya berselang 14 menit, Antoine Griezmann menggandakan keunggulan tuan rumah. Penyerang asal Prancis itu melepaskan tendangan melengkung indah yang tak mampu dijangkau kiper, sekaligus menyakiti mantan klubnya.

Selepas gol kedua, Atletico semakin percaya diri. Mereka tampil dominan dan terus menekan lini pertahanan Barcelona yang tampak rapuh.

Meski Fermin Lopez sempat membentur tiang gawang, peluang tersebut menjadi salah satu momen langka bagi tim tamu di babak pertama.

Gol ketiga lahir pada menit ke-33. Giuliano Simeone melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan kepada Julian Alvarez.

Eks penyerang Manchester City itu kemudian menyodorkan bola kepada Ademola Lookman yang dengan tenang mencetak gol. Itu menjadi gol kedua Lookman dalam dua pertandingan beruntun bersama klub barunya.

Tak berhenti sampai di situ, Julian Alvarez akhirnya mengakhiri paceklik golnya selama dua bulan dan 11 pertandingan.

Pada masa tambahan waktu babak pertama, penyerang asal Argentina itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Barcelona tanpa mampu dihalau. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba bangkit. Mereka sempat mencetak gol lewat Pau Cubarsi yang menerima umpan dari Robert Lewandowski dan menaklukkan kiper Atletico.

Namun euforia tersebut tak bertahan lama. Wasit memutuskan meninjau melalui VAR. Proses pemeriksaan berlangsung sangat lama hingga mencapai delapan menit, menyamai rekor peninjauan VAR terlama dalam sebuah pertandingan kompetitif.

Setelah penantian panjang, gol Cubarsi dianulir karena posisi offside. Keputusan tersebut semakin memukul mental Barcelona yang sudah tertinggal jauh.

Penderitaan Barcelona belum selesai. Lima menit sebelum laga usai, Eric Garcia menerima kartu merah setelah tinjauan VAR menyatakan ia melakukan pelanggaran terhadap Alex Baena yang sedang dalam posisi berbahaya menuju gawang.

Dengan kekalahan 0-4 ini, Barcelona berada dalam tekanan besar menjelang leg kedua semifinal Copa del Rey yang akan digelar pada 3 Maret mendatang. Mereka membutuhkan kemenangan besar untuk membalikkan keadaan melawan Atletico yang tampil sangat solid dan efektif.

Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam Atletico Madrid. Musim lalu, Barcelona menyingkirkan mereka di fase yang sama dalam perjalanan meraih gelar Copa del Rey ke-32. Kini, giliran Los Colchoneros yang berada di atas angin.(wib)