Bikin Heboh! Wali Kota Bekasi Pilih Naik Satu Mobil Bareng Staf demi Efisiensi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memangkas iring-iringan kendaraan dinas dan menggunakan satu mobil bersama staf sebagai bagian dari langkah efisiensi biaya perjalanan.

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mulai menerapkan kebijakan efisiensi dalam penggunaan kendaraan dinas dengan memangkas jumlah mobil pengiring saat menjalankan aktivitas pemerintahan.
Jika sebelumnya perjalanan dinas diikuti tiga rangkaian kendaraan, kini ia memilih menggunakan satu mobil bersama para stafnya. Tri mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan budaya kerja yang lebih sederhana dan efisien di Pemkot Bekasi.
“Mulai hari ini saya menggunakan satu kendaraan saja bersama staf. Yang sebelumnya ada tiga rangkaian kendaraan yang mengiringi, sekarang cukup satu kendaraan,” kata Tri, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, pengurangan iring-iringan kendaraan bukan sekadar persoalan penghematan biaya operasional, tetapi juga bentuk komitmen untuk mengurangi penggunaan kendaraan yang dinilai tidak diperlukan dalam kegiatan kedinasan.
“Efisiensi seperti inilah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerja. Tidak perlu banyak iring-iringan kendaraan,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, Tri akan menggunakan kendaraan dinas jenis Hiace bersama staf pada hari kerja, Senin hingga Jumat. Sementara pada akhir pekan, ia memilih memakai kendaraan pribadi karena agenda yang dijalani lebih banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia menilai penggunaan kendaraan pribadi saat menghadiri kegiatan warga juga lebih fleksibel, terutama ketika harus melewati akses jalan yang sempit dan sulit dijangkau kendaraan berukuran besar.
Tri menegaskan kebijakan tersebut tidak semata-mata bertujuan menghemat bahan bakar minyak (BBM). Fokus utamanya adalah mengurangi jumlah kendaraan yang melintas secara beriringan sehingga mobilitas dinas menjadi lebih sederhana namun tetap efektif.
“Bukan persoalan biaya BBM, tetapi bagaimana kita mengurangi kendaraan yang beriringan terlalu banyak di jalan. Dengan satu kendaraan bersama, pekerjaan tetap berjalan efektif,” ujarnya.
Tak hanya untuk dirinya, Tri juga mendorong para camat di Kota Bekasi menerapkan pola serupa. Ia menyarankan camat dan lurah menggunakan satu kendaraan bersama saat menghadiri rapat di Pemkot Bekasi sebagai bentuk efisiensi dan koordinasi yang lebih baik.
Selain pengurangan kendaraan dinas, Pemkot Bekasi juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat.
Langkah tersebut diharapkan mampu menekan konsumsi listrik di perkantoran sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan dinas, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjalankan program efisiensi anggaran dan operasional. (dul)
