Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu, Pemkab Bekasi Pastikan Inflasi Masih Aman

Harga cabai rawit di Bekasi tembus Rp90 ribu per kilogram. Pemkab Bekasi memastikan inflasi daerah masih terkendali dan daya beli masyarakat tetap stabil.

Kamis, 18 Juni 2026 - 9:10 WIB
Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu, Pemkab Bekasi Pastikan Inflasi Masih Aman
Ilustrasi pedagang sayuran di Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi. Foto/Pemkab Bekasi for Hallonews

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan kondisi inflasi daerah masih berada dalam kategori aman meski sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Lonjakan harga tersebut dinilai belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Helmi Yenti mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan stabil di tengah tantangan global.

“Daya beli masyarakat masih berada pada zona aman, meskipun beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga,” kata Helmi, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) pekan lalu, Kabupaten Bekasi mencatat angka 1,56 dan berada di peringkat kedelapan di Jawa Barat.

Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas 1,58 yang menjadi indikator inflasi daerah tetap terkendali.

Meski demikian, sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan harga di beberapa pasar tradisional. Komoditas yang terdampak antara lain daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah.

Di Pasar Cikarang, Pasar Cibarusah, dan Pasar Serang, harga beberapa barang bahkan tercatat melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menurut Helmi, kenaikan tersebut dipicu oleh terganggunya rantai pasok komoditas hortikultura serta meningkatnya biaya operasional distribusi dan sektor peternakan.

Harga daging sapi kini berada di kisaran Rp135.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Selain dipengaruhi ongkos distribusi dari sentra peternakan dan rumah potong hewan, harga daging impor juga ikut terdampak situasi perdagangan global.

Sementara itu, harga cabai merah keriting di Pasar Cibarusah mencapai Rp68.000 per kilogram.

Di Pasar Tambun dan Pasar Serang, harganya masih berkisar Rp45.000 per kilogram atau berada di bawah HET sebesar Rp55.000 per kilogram.

Cabai rawit merah juga mengalami lonjakan dengan harga mencapai Rp90.000 per kilogram di Pasar Cikarang dan Pasar Serang.

Bahkan harga terendah di Pasar Babelan masih berada di angka Rp65.000 per kilogram, melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp57.000 per kilogram.

Tak hanya cabai, bawang putih kini dijual sekitar Rp40.000 per kilogram atau naik sekitar Rp10.000 dibanding harga normal.

Sedangkan bawang merah dipasarkan pada kisaran Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah kebutuhan pokok lain seperti beras premium dan minyak goreng dilaporkan masih relatif stabil tanpa kenaikan harga yang berarti.

Untuk mengantisipasi gejolak harga, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah penguatan pasokan dengan mendatangkan komoditas dari luar daerah, termasuk cabai dari Sumatera.

Kebijakan ini dilakukan menyusul terganggunya pasokan dari sentra produksi di Jawa Barat akibat gagal panen.

“Kami terus memantau perkembangan harga dan menyiapkan pasokan alternatif agar ketersediaan barang tetap terjaga serta inflasi daerah tetap terkendali,” kata Helmi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap bahan pangan dengan harga yang wajar. (dul)